Sep 19, 2026
Nasional

Waspada Abu Vulkanik Krakatau, Pakar Bagikan Cara Lindungi Kulit Wajah

BERITATERCEPAT.COM, LAMPUNG — Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang terus meningkat dilaporkan mulai membawa dampak nyata hingga ke daratan wilayah pe

Waspada Abu Vulkanik Krakatau, Pakar Bagikan Cara Lindungi Kulit Wajah

BERITATERCEPAT.COM, LAMPUNG — Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang terus meningkat dilaporkan mulai membawa dampak nyata hingga ke daratan wilayah pesisir Lampung dan Banten. Selain mengancam saluran pernapasan, sebaran partikel abu vulkanik yang pekat menyimpan potensi bahaya serius bagi kesehatan kulit wajah dan sawar pertahanan epidermis (skin barrier).

Abu vulkanik bukanlah abu lembut biasa hasil pembakaran kayu, melainkan serpihan halus batuan vulkanik, mineral silika yang tajam, serta senyawa asam sulfat. Paparan langsung material mikro ini dapat menyebabkan iritasi mekanik, rasa gatal menyengat, kemerahan akut, hingga memicu dermatitis kontak.

Kronologi Dampak Erupsi terhadap Wilayah Pemukiman

Dampak sebaran debu vulkanis terpantau meluas sejak erupsi intensif berlangsung beberapa hari terakhir:

  1. Fase Awal Erupsi: Kolom abu vulkanik terlempar ratusan meter ke udara dan terbawa hembusan angin ke arah barat daya dan barat.
  2. Penurunan Hujan Abu: Endapan partikel halus mulai menutupi atap rumah, jalan raya, dan pepohonan di kawasan pesisir daratan Lampung.
  3. Munculnya Keluhan Warga: Sejumlah warga mulai mengeluhkan mata perih, sesak napas ringan, serta sensasi terbakar dan kering pada permukaan kulit wajah setelah beraktivitas di luar ruangan.

Peringatan Dermatolog Terkait Kerusakan Lapisan Kulit

Ahli dermatologi dr. Claudia Christin mengingatkan masyarakat di area terdampak agar tidak meremehkan partikel abu vulkanik yang menempel pada wajah. Sifat partikel yang abrasif berisiko merobek jaringan terluar kulit jika tidak dibersihkan dengan benar.

"Abu vulkanik memiliki tekstur mikro yang runcing dan berkarakter asam. Jika Anda menggosok wajah saat partikel ini menempel, gesekan mikro tersebut langsung merusak mantel asam kulit dan membuka jalan masuk bagi bakteri atau polutan lain," tegas dr. Claudia.

5 Tips Efektif Menjaga dan Merawat Kulit Saat Terpapar Hujan Abu

Guna meminimalkan dampak buruk dari sebaran material erupsi, berikut panduan dermatologis yang wajib dipraktikkan:

  • 1. Bersihkan Wajah dengan Teknik Gentle Cleansing: Hindari mencuci muka menggunakan pembersih wajah yang mengandung butiran scrub kasar atau formula berbusa keras. Basuh wajah terlebih dahulu dengan air mengalir sebelum mengaplikasikan pembersih bertekstur gel atau susu.
  • 2. Hentikan Sementara Penggunaan Bahan Aktif Eksfoliasi: Untuk sementara waktu, tangguhkan pemakaian bahan aktif yang berpotensi memicu sensitivitas tinggi, seperti AHA, BHA, asam glikolat, dan retinol konsentrasi tinggi.
  • 3. Perkuat Sawar Kulit (Skin Barrier): Gunakan produk perawatan yang kaya akan kandungan menenangkan dan menghidrasi, seperti ceramide, hyaluronic acid, centella asiatica, serta panthenol.
  • 4. Kunci Kelembapan dan Proteksi UV: Oleskan pelembap bertekstur oklusif ringan untuk menciptakan lapisan pelindung di atas kulit, lalu lengkapi dengan tabir surya fisik (physical sunscreen) berbahan dasar zinc oxide.
  • 5. Gunakan Perlindungan Fisik Ekstra: Saat terpaksa berada di luar ruangan, kenakan masker medis standar, kacamata pelindung, serta topi bertepi lebar untuk mencegah kontak langsung partikel debu dengan kulit wajah.

Apabila kulit wajah mulai memperlihatkan tanda-tanda radang parah, pembengkakan, atau rasa perih berkepanjangan, masyarakat diimbau untuk segera berkonsultasi dengan fasilitas layanan kesehatan terdekat guna mendapatkan penanganan medis topikal yang tepat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User