Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin untuk Nonton Bareng Argentina vs Swiss
Kawasan bebas kendaraan bermotor atau Car Free Day (CFD) di sepanjang Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, pagi ini mendadak lebih hidup dari biasanya. Ribuan warga dari berbagai penjuru kota memadati tro...
Kawasan bebas kendaraan bermotor atau Car Free Day (CFD) di sepanjang Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, pagi ini mendadak lebih hidup dari biasanya. Ribuan warga dari berbagai penjuru kota memadati trotoar dan badan jalan, bukan sekadar untuk berolahraga, melainkan untuk menonton bareng laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Swiss.
Pertandingan yang digelar pada Minggu (12/7/2026) ini berlangsung bersamaan dengan jadwal CFD, sehingga masyarakat memanfaatkan area bebas kendaraan itu sebagai lokasi nobar raksasa. Mereka membawa tikar, alas duduk, hingga aneka camilan untuk menemani jalannya laga yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Sorak sorai dan tepuk tangan penonton berkali-kali memecah keheningan pagi, terutama saat Argentina yang diperkuat sejumlah bintang lapangan hijau berhasil menguasai jalannya pertandingan.
Layar Besar Swadaya Warga
Pantauan di lapangan, titik-titik nobar tersebar di beberapa segmen Sudirman-Thamrin. Sejumlah komunitas dan kelompok warga secara mandiri menyediakan proyektor dan layar besar. Salah satu titik nobar paling meriah terlihat di sekitar Bundaran HI, tempat layar lebar berukuran sekitar 3x2 meter dipasang di sisi jalan. “Sengaja bangun pagi, sekalian CFD, bisa olahraga sekaligus nobar gratis,” ujar Andre, salah seorang warga Jakarta Selatan yang datang bersama keluarganya.
Tidak hanya kaum pria, ibu-ibu dan anak-anak juga terlihat antusias. Sebagian dari mereka mengaku sudah merencanakan nobar sejak sepekan lalu, menyusul pengumuman jadwal perempat final yang mempertemukan dua kekuatan sepak bola dari benua berbeda itu. Suasana kekeluargaan sangat terasa, dengan sejumlah pedagang kaki lima dadakan yang menjajakan minuman hangat dan gorengan di sekitar lokasi nobar.
Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas
Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta menerjunkan personel untuk mengatur arus lalu lintas di sekitar kawasan. Meski volume pejalan kaki meningkat signifikan, situasi terpantau tertib dan aman. Beberapa ruas jalan protokol yang biasanya steril kendaraan tetap dijaga ketat agar tidak ada kendaraan bermotor yang menerobos. “Kami sudah mengantisipasi lonjakan massa. Semua berjalan lancar, tidak ada insiden berarti sampai pertandingan berakhir,” kata petugas di Posko Sudirman.
Pertandingan antara Argentina dan Swiss berlangsung sengit hingga menit akhir. Kedua tim saling jual beli serangan, memicu ketegangan penonton yang terus memenuhi area CFD. Begitu peluit panjang berakhir, ekspresi lega dan puas terpancar dari para penonton yang telah menyaksikan laga penuh gengsi ini. Setelah laga tuntas, massa perlahan membubarkan diri dan melanjutkan aktivitas olahraga pagi, meninggalkan kebersihan yang tetap terjaga berkat kesadaran warga membawa pulang sampah masing-masing. Pemandangan ini seolah menegaskan bahwa ajang olahraga global tak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga mempererat interaksi sosial di ruang publik.
Baca juga:
Comments (0)