BREAKING — Wali Kota Jambi Maulana resmi menemui Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balaikota Jakarta, Senin (1/9). Kunjungan kerja ini membahas sejumlah program andalan Jakarta, termasuk JAKI dan pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Dalam pertemuan tersebut, Maulana menyatakan niatnya untuk mempelajari langsung berbagai inovasi yang telah diterapkan di Jakarta. Ia menilai banyak hal yang bisa diadopsi untuk pengembangan Kota Jambi ke depan.
Pelajari Program JAKI
Maulana mengaku sangat tertarik dengan aplikasi JAKI (Jakarta Kini) yang menjadi platform digital utama pemerintahan Provinsi DKI Jakarta. Aplikasi ini terintegrasi dengan berbagai layanan publik, mulai dari transportasi, kesehatan, hingga administrasi pemerintahan.
"Kami ingin belajar banyak hal dari Jakarta, terutama soal JAKI yang menjadi wajah digital pemerintahan. Ini penting untuk kami terapkan di Jambi," tegas Maulana kepada tim berita.
JAKI sendiri merupakan aplikasi mobile yang dikembangkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memudahkan warga mengakses berbagai layanan publik. Aplikasi ini telah digunakan oleh jutaan warga Jakarta dan menjadi salah satu inovasi pemerintahan digital yang cukup sukses di Indonesia.
Fokus Pengelolaan BUMD
Selain membahas JAKI, pertemuan ini juga membahas pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Maulana mengakui bahwa pengelolaan BUMD di Jakarta memiliki sistem yang cukup成熟 dan profesional.
"Pengelolaan BUMD di Jakarta bisa menjadi referensi bagi kami di Jambi. Bagaimana mereka bisa menghasilkan kontribusi positif bagi pendapatan daerah," jelas Maulana.
Dalam kesempatan ini, Pramono Anung menyambut baik kunjungan kerja Wali Kota Jambi. Ia menyatakan kesiapan Pemerintah DKI Jakarta untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan pemerintah daerah lainnya, termasuk Jambi.
Sinergi Antar Daerah
Pertemuan ini menunjukkan semangat sinergi antardaerah dalam rangka meningkatkan kualitas pemerintahan dan pelayanan publik. Pertukaran ilmu dan pengalaman antardaerah menjadi langkah positif untuk mengembangkan potensi masing-masing wilayah.
"Kami terbuka untuk bekerja sama dengan daerah lain. Pengalaman kami di Jakarta bisa menjadi pelajaran, dan kami juga bisa belajar dari daerah lain," kata Pramono.
Maulana menambahkan bahwa kunjungannya ke Jakarta tidak hanya berhenti pada pertemuan dengan Gubernur. Ia juga direncanakan akan mengunjungi beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mendalami sistem kerja dan inovasi yang diterapkan.
Rencana Tindak Lanjut
Hasil pertemuan ini diharapkan dapat ditindaklanjuti dengan kerja sama konkret antara Pemerintah Kota Jambi dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Maulana optimistis banyak hal yang bisa diterapkan di Jambi setelah menimba ilmu dari Jakarta.
"Kami akan buat tim khusus untuk mereplikasi keberhasilan Jakarta di Jambi. Mulai dari digitalisasi layanan publik hingga tata kelola BUMD yang baik," tegas Maulana.
Kunjungan kerja ini juga menjadi bentuk mempererat hubungan antara Kota Jambi dan DKI Jakarta. Kedua belah pihak berharap kerja sama ini tidak hanya berhenti pada pertukaran kunjungan, tetapi juga menghasilkan program-program nyata yang bermanfaat bagi masyarakat kedua daerah.
Comments (0)