Wakapolri Luncurkan Buku ke-42 Berjudul 'Mengawal Pangan, Menuai Aman'

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo secara resmi meluncurkan buku ke-42 karyanya yang berjudul 'Mengawal Pangan, Menuai Aman' di Lobby Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (24/6/2026).

Jul 08, 2026 - 19:21
0 0
Wakapolri Luncurkan Buku ke-42 Berjudul 'Mengawal Pangan, Menuai Aman'

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo secara resmi meluncurkan buku ke-42 karyanya yang berjudul 'Mengawal Pangan, Menuai Aman' di Lobby Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (24/6/2026). Peluncuran ini menandai komitmen beliau dalam menyebarluaskan pemikiran strategis tentang isu-isu krusial yang dihadapi bangsa.

Buku ini menegaskan bahwa ketahanan pangan tidak lagi dapat dipandang semata sebagai urusan sektor pertanian. Lebih dari itu, ketahanan pangan telah bertransformasi menjadi isu strategis yang berkaitan langsung dengan stabilitas nasional, kesejahteraan masyarakat, dan daya tahan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.

"Ketahanan pangan bukan hanya soal hasil panen, tetapi juga tentang ketahanan bangsa," ujar Komjen Dedi di lokasi.

Karya tulis yang digarap bersama Irjen Anwar dan Irjen Susilo Teguh Raharjo ini telah mendapatkan perlindungan hukum melalui pencatatan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dengan Nomor Pencatatan 001297886, menegaskan orisinalitas dan kualitas substansi intelektual yang terkandung di dalamnya. Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, buku ini secara komprehensif mengupas dimensi-dimensi geopolitik, ekonomi, dan sosial yang turut mempengaruhi ketersediaan serta akses pangan nasional. Komjen Dedi menjelaskan bahwa ancaman terhadap ketahanan pangan dapat berasal dari perubahan iklim, konflik global, hingga disrupsi rantai pasok yang memerlukan respons terpadu dari seluruh elemen bangsa.

Peran Polri dalam konteks ini tidak lagi terbatas pada aspek pengamanan fisik. Dalam buku tersebut diuraikan bagaimana institusi kepolisian harus terlibat aktif dalam mengawal distribusi pangan, menjamin kelancaran rantai pasok, serta memastikan akses pangan yang merata hingga ke pelosok negeri. Keterlibatan ini menjadi krusial mengingat stabilitas pangan yang rapuh dapat memicu instabilitas yang berdampak pada sendi-sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Buku ke-42 ini semakin memperkaya deretan karya intelektual Wakapolri yang selama ini dikenal produktif melahirkan pemikiran strategis di bidang keamanan, kepemimpinan, dan kemasyarakatan. Peluncuran buku ini diharapkan menjadi momentum bagi para pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi lintas sektor, mendorong kolaborasi erat antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan. Informasi selengkapnya dapat diakses melalui kanal resmi Beritatercepat.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Editor Politik. Editor politik breaking dengan update cepat.

Comments (0)

User