Unismuh Palu Wajibkan Mahasiswa KKN Tanam Pohon
Suasana kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu akan segera bertransformasi menjadi lebih asri dan hijau. Program baru yang diluncurkan secara resmi
Suasana kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu akan segera bertransformasi menjadi lebih asri dan hijau. Program baru yang diluncurkan secara resmi oleh pimpinan universitas ini mengharuskan setiap mahasiswa yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan LXX Tahun 2026 untuk berkontribusi langsung dalam program penghijauan. Kebijakan unik ini menjadikan penanaman pohon sebagai syarat wajib bagi peserta KKN, khususnya mereka yang melaksanakan pengabdian di lingkungan kampus.
Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM., menyampaikan arahan tegas ini saat menghadiri Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan program KKN. Dalam pidatonya, Prof. Rajindra menekankan bahwa setiap peserta KKN diwajibkan menanam sedikitnya satu pohon sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Latar Belakang Program Penghijauan Kampus
Kebijakan ini tidak muncul tanpa alasan. Berbagai studi lingkungan menunjukkan bahwa kawasan perkotaan seperti Palu membutuhkan lebih banyak ruang hijau untuk mengurangi dampak polusi udara dan memitigasi risiko bencana alam. Dengan ribuan mahasiswa yang tersebar di berbagai posko KKN, potensi untuk menciptakan perubahan lingkungan yang signifikan sangatlah besar.
"Kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar. Setiap pohon yang ditanam hari ini adalah investasi untuk masa depan yang lebih baik." ā Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM., Rektor Unismuh Palu
Program ini sejalan dengan visi universitas untuk menciptakan kampus yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Selain itu, inisiatif ini juga menjadi bagian dari komitmen Unismuh Palu dalam mendukung program nasional penghijauan dan penurunan emisi karbon.
Mekanisme Pelaksanaan Program
Berdasarkan pedoman yang telah dikeluarkan oleh panitia KKN, setiap peserta diwajibkan untuk menanam minimal satu pohon di lokasi posko masing-masing. Jenis pohon yang dianjurkan meliputi tanaman lokal yang sesuai dengan kondisi iklim Sulawesi Tengah, seperti pohon mangga, jambu biji, atau jenis pohon perindang lainnya.
Proses pelaksanaan dibagi menjadi beberapa tahap:
- Tahap Persiapan: Mahasiswa mendapatkan edukasi tentang teknik penanaman yang benar dan pemilihan jenis pohon yang sesuai
- Tahap Pelaksanaan: Penanaman dilakukan secara serentak di seluruh posko KKN
- Tahap Pemeliharaan: Mahasiswa bertanggung jawab merawat pohon yang ditanam selama masa KKN berlangsung
- Tahap Evaluasi: Panitia akan melakukan pengecekan untuk memastikan pohon-pohon tersebut tumbuh dengan baik
Dampak Positif bagi Lingkungan dan Mahasiswa
Program penghijauan ini memberikan manfaat ganda, baik bagi lingkungan maupun bagi pengembangan karakter mahasiswa. Dari sisi lingkungan, penanaman pohon secara massal dapat membantu menyerap karbon dioksida, mengurangi suhu udara, dan meningkatkan keanekaragaman hayati di sekitar kampus.
Sementara itu, dari sisi pendidikan, program ini mengajarkan mahasiswa tentang tanggung jawab sosial dan kepedulian lingkungan. Pengalaman menanam dan merawat pohon akan menjadi pembelajaran berharga yang tidak bisa didapatkan dari buku teks saja.
"Saya sangat mendukung program ini. Selain membantu lingkungan, kami juga belajar tentang kesabaran dan tanggung jawab. Melihat pohon yang kami tanam tumbuh besar pasti akan menjadi kebanggaan tersendiri." ā Salah satu peserta KKN Unismuh Palu
Respons dari Berbagai Pihak
Kebijakan ini mendapatkan sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan komunitas lingkungan hidup di Palu. Banyak pihak berharap program ini dapat menjadi model bagi universitas lain di Indonesia untuk menerapkan kebijakan serupa.
Beberapa tokoh masyarakat juga memberikan apresiasi atas inisiatif Unismuh Palu. Mereka menilai bahwa pendekatan ini sangat efektif untuk membudayakan kepedulian lingkungan di kalangan generasi muda.
Target Jangka Panjang
Dengan jumlah peserta KKN yang mencapai ratusan orang, Unismuh Palu menargetkan penanaman ribuan pohon dalam satu periode KKN. Jika program ini berjalan lancar dan berkelanjutan, dampaknya terhadap lingkungan kampus dan sekitarnya akan sangat signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
Prof. Rajindra juga menambahkan bahwa universitas berencana untuk terus memantau pertumbuhan pohon-pohon yang telah ditanam dan akan memberikan penghargaan khusus bagi peserta KKN yang berhasil merawat pohonnya dengan baik hingga tumbuh subur.
Program KKN Posko Kampus Unismuh Palu ini membuktikan bahwa dunia pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan. Melalui pendekatan yang kreatif dan berkelanjutan, kampus dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat dan alam.
[SOCIAL_TWEET]: Unismuh Palu wajibkan mahasiswa KKN tanam minimal satu pohon! Program penghijauan ini jadi langkah nyata kampus menciptakan lingkungan yang lebih asri dan berkelanjutan. š³š #UnismuhPalu #Penghijauan #KKN [SOCIAL_TG]: Unismuh Palu Luncurkan Program KKN Hijau: Mahasiswa Wajib Tanam Pohon Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, mewajibkan peserta KKN menanam minimal satu pohon. Program ini bertujuan untuk penghijauan kampus dan pembelajaran kepedulian lingkungan bagi mahasiswa. #UnismuhPalu #KKN #Penghijauan
Comments (0)