Ular Sanca Ngagetkan Warga Bogor, Evakuasi Cepat Damkar

BOGOR – Kepanikan mendadak melanda sebuah rumah di Desa Tajurhalang, Kabupaten Bogor, pada Senin pagi (11/7/2026). Seekor ular sanca berukuran cukup besar ditemukan menyelinap masuk ke dalam kamar m...

Jul 12, 2026 - 09:17
0 0
Ular Sanca Ngagetkan Warga Bogor, Evakuasi Cepat Damkar

BOGOR – Kepanikan mendadak melanda sebuah rumah di Desa Tajurhalang, Kabupaten Bogor, pada Senin pagi (11/7/2026). Seekor ular sanca berukuran cukup besar ditemukan menyelinap masuk ke dalam kamar mandi, tepat di sudut langit-langit. Penghuni rumah langsung berteriak histeris dan segera meminta pertolongan warga sekitar.

Tak butuh waktu lama, petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor langsung meluncur ke lokasi setelah menerima laporan darurat. Hanya dalam hitungan menit, tim Rescue tiba dan langsung bergerak cepat mengevakuasi reptil tersebut tanpa insiden berarti.

Kronologi Penemuan yang Mengejutkan

Kejadian bermula saat Yanti (38), pemilik rumah, hendak menggunakan kamar mandi. Begitu pintu dibuka, matanya langsung terpaku pada sosok ular sanca yang melingkar tenang di plafon dekat ventilasi. Tanpa pikir panjang, ia berlari keluar sambil berteriak memicu kepanikan tetangganya.

Warga segera menghubungi pos Damkar terdekat. Komandan Regu Damkar Kabupaten Bogor, Wahyudi, menyatakan bahwa respons cepat adalah prioritas. “Kami menerima laporan sekitar pukul 07.45 WIB. Petugas tiba di lokasi hanya dalam waktu lima menit,” ujarnya saat dikonfirmasi.

  • Lokasi: Desa Tajurhalang, Kecamatan Tajurhalang, Bogor
  • Waktu kejadian: Senin, 11 Juli 2026, pagi hari
  • Respons petugas: Lima menit setelah laporan
  • Hewan dievakuasi: Ular sanca batik (Malayopython reticulatus)
  • Ukuran ular: Perkiraan panjang 2 meter

Evakuasi Tanpa Kendala Berarti

Menurut Wahyudi, timnya sudah terbiasa menangani kasus ular masuk permukiman. Mereka menggunakan peralatan standar seperti penjepit ular dan kantong khusus dari bahan tebal. “Ular sanca tidak berbisa, tapi lilitannya kuat dan giginya bisa menimbulkan luka robek. Kami selalu mengedepankan keamanan,” jelasnya.

Proses penangkapan berlangsung mulus. Ular yang sempat berusaha merayap ke dinding berhasil diamankan dalam waktu kurang dari lima menit. Tak ada korban luka, baik dari pihak warga maupun petugas. Ular tersebut langsung dibawa ke pos Damkar untuk penanganan lebih lanjut.

Temuan ular di wilayah Bogor, khususnya saat musim kemarau, bukanlah hal langka. Reptil kerap mencari tempat lembap dan sejuk seperti kamar mandi atau saluran air di dalam rumah. “Kami mengimbau warga untuk rutin memeriksa celah ventilasi dan memastikan saluran pembuangan tertutup rapat,” tambah Wahyudi.

Apresiasi Warga dan Imbauan Siaga

Yanti mengaku lega luar biasa setelah ular berhasil dievakuasi. “Tadi gemetar lihat ular segede itu di dalam rumah. Alhamdulillah, petugas cepat datang, nggak sampai lima menit sudah beres,” tuturnya dengan nada syukur. Ia mengapresiasi kesigapan Damkar yang langsung merespons panggilan darurat.

Sementara itu, Wahyudi mengingatkan agar warga tidak panik dan tidak mencoba menangkap ular sendiri jika menemukannya. Tindakan nekat bisa berakibat fatal. “Segera hubungi kami di nomor darurat 112. Tim Damkar siaga 24 jam untuk menangani laporan evakuasi hewan liar,” tegasnya.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kemunculan ular di pemukiman warga Bogor dalam sepekan terakhir. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) setempat mencatat adanya peningkatan laporan seiring musim kemarau dan makin terdesaknya habitat ular oleh alih fungsi lahan. Ular sanca yang dievakuasi kali ini merupakan spesies dilindungi, sehingga akan dilepasliarkan kembali ke kawasan hutan lindung setelah observasi singkat. “Kami koordinasi dengan BKSDA untuk memastikan ular dikembalikan ke habitat yang aman,” tutup Wahyudi.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User