UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH yang Terima Uang untuk Ubah Titik Demo

Pimpinan Universitas Bung Karno (UBK) akhirnya angkat bicara mengenai dugaan keterlibatan salah satu mahasiswanya yang menerima sejumlah uang untuk mengubah lokasi demonstrasi beberapa waktu lalu. Pi

Jul 08, 2026 - 19:26
0 0
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH yang Terima Uang untuk Ubah Titik Demo

Pimpinan Universitas Bung Karno (UBK) akhirnya angkat bicara mengenai dugaan keterlibatan salah satu mahasiswanya yang menerima sejumlah uang untuk mengubah lokasi demonstrasi beberapa waktu lalu. Pihak kampus mengonfirmasi bahwa mahasiswa tersebut telah mengakui perbuatannya dan langsung dijatuhi sanksi nonaktif dari jabatannya sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum (BEM FH).

Pengakuan ini terungkap dalam konferensi pers yang digelar jajaran pimpinan UBK di Kampus Cikini, Jakarta Pusat, pada Selasa (23/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Rektor UBK Sri Mumpuni Ngesti Rahaju memulai penjelasannya dengan menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa UBK dalam pertemuan dengan Wakil Presiden pada 15 Juni 2026 lalu merupakan inisiatif murni dari beberapa BEM fakultas di lingkungan UBK.

"Universitas Bung Karno menegaskan kehadiran beberapa mahasiswa pada tanggal 15 Juni 2026 dalam pertemuan dengan Wakil Presiden merupakan murni aspirasi dari beberapa BEM fakultas di lingkungan Universitas Bung Karno dan tidak didasarkan pada penugasan atau mandat dari Universitas Bung Karno," ujar Sri.

Kendati demikian, Sri mengakui adanya satu oknum mahasiswa yang menyalahgunakan situasi tersebut. Mahasiswa yang menjabat sebagai Ketua BEM FH itu diduga menerima imbalan dari pihak luar untuk mengarahkan massa aksi agar berpindah dari titik demonstrasi yang semula direncanakan. Setelah dilakukan pemeriksaan internal, mahasiswa tersebut tidak dapat mengelak dan mengakui seluruh perbuatannya di hadapan pimpinan universitas.

Atas pelanggaran etik dan penyalahgunaan kepercayaan tersebut, UBK langsung menjatuhkan sanksi tegas berupa pemberhentian sementara dari jabatan Ketua BEM FH. Langkah ini dinilai sebagai bentuk komitmen kampus dalam menjaga integritas gerakan mahasiswa yang seharusnya bebas dari kepentingan transaksional di luar kampus. Pihak rektorat juga menegaskan akan terus melakukan pembinaan terhadap seluruh elemen mahasiswa agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Hingga berita ini diturunkan, media kami masih berupaya mengonfirmasi identitas pihak eksternal yang diduga memberikan uang kepada mahasiswa tersebut. Pimpinan UBK sendiri belum memberikan keterangan lebih rinci mengenai asal dana maupun motif di balik upaya pengalihan titik demonstrasi yang sempat mencoreng nama baik kampus tersebut. Informasi selengkapnya akan disampaikan dalam laporan berikutnya di Beritatercepat.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tasya-kamila

Reporter Teknologi. Reporter teknologi terkini dan rilis produk.

Comments (0)

User