Tuchel Akui Inggris Beruntung Kalahkan Norwegia 2-1
LONDON — Timnas Inggris meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Norwegia dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia, namun hasil ini tak membuat pelatih Thomas Tuchel puas. Dalam konferensi pers usai laga, ...
LONDON — Timnas Inggris meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Norwegia dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia, namun hasil ini tak membuat pelatih Thomas Tuchel puas. Dalam konferensi pers usai laga, ia secara terbuka menyebut timnya mendapatkan keberuntungan besar untuk mengamankan tiga poin.
Sorotan Pertandingan
Inggris tampil dominan di awal laga, tetapi Norwegia berhasil mengejutkan dengan gol cepat yang membuat Stadion Wembley sempat senyap. Tekanan tinggi yang diterapkan anak asuh Tuchel akhirnya membuahkan hasil melalui gol balasan di akhir babak pertama, yang dinilai banyak pihak mengandung unsur kontroversi. Gol kemenangan di menit-menit akhir lahir dari situasi kemelut yang menurut sang pelatih “lebih banyak faktor keberuntungan daripada taktik”.
- Menit 12: Norwegia unggul lewat serangan balik cepat.
- Menit 45+2: Inggris menyamakan skor melalui titik penalti setelah tinjauan VAR yang diperdebatkan.
- Menit 88: Gol kemenangan tercipta akibat bola muntah yang mengenai bek lawan.
Tuchel Soroti Kinerja Tim
Tuchel menegaskan bahwa meskipun hasil akhir sesuai target, penampilan kolektif tim masih jauh dari standar yang ia harapkan. “Kami tidak bisa selalu bergantung pada momen-momen seperti ini. Saya melihat banyak celah yang harus segera diperbaiki, terutama dalam transisi bertahan,” tegasnya. Ia menyoroti kurangnya konsistensi dalam penguasaan bola dan penyelesaian akhir yang buruk di sepanjang babak kedua.
Statistik menunjukkan Inggris melepaskan 18 tembakan, namun hanya 4 yang mengarah tepat sasaran. Bandingkan dengan Norwegia yang hanya punya 6 percobaan tetapi 3 di antaranya hampir menjadi gol. Tuchel menyebut angka itu sebagai alarm bahaya jelang pertandingan berikutnya melawan lawan-lawan yang lebih kuat.
Reaksi dan Dampak
Para pemain mengakui bahwa keberuntungan memang berpihak kepada mereka malam itu. Kapten tim menyatakan tim harus belajar dari laga ini dan tidak boleh terlena dengan hasil positif semata. Sementara itu, legenda sepak bola Inggris yang menjadi komentator menyebut kemenangan ini sebagai “kemenangan yang tidak meyakinkan” dan mempertanyakan beberapa keputusan taktis Tuchel, termasuk pemilihan starter di lini depan.
Di sisi lain, Norwegia pulang dengan rasa frustrasi. Pelatih mereka mengkritik keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya, terutama dalam pemberian penalti. Ia menilai timnya layak membawa pulang setidaknya satu poin dari laga tersebut.
Kemenangan ini menjaga posisi Inggris di puncak klasemen sementara grup, namun Tuchel menegaskan bahwa ia akan melakukan rotasi dan evaluasi besar-besaran. “Saya tidak akan ragu membuat perubahan jika itu diperlukan. Target kami bukan sekadar lolos, tetapi tampil dominan,” tutupnya.
Dengan hasil ini, Inggris mengoleksi 13 poin dari lima laga, unggul tiga angka dari pesaing terdekat. Tekanan terhadap Tuchel diperkirakan akan meningkat jika performa serupa terulang di laga tandang akhir pekan nanti.
Baca juga:
Comments (0)