Tito Serahkan Adinata Syariah 2026, Pemda Didorong Kembangkan Industri Halal

Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian secara langsung menyerahkan penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2026 kepada sejumlah pemerintah daerah (Pemda) berprestasi dalam seb

Jul 08, 2026 - 04:26
0 0
Tito Serahkan Adinata Syariah 2026, Pemda Didorong Kembangkan Industri Halal

Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian secara langsung menyerahkan penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2026 kepada sejumlah pemerintah daerah (Pemda) berprestasi dalam sebuah acara yang berlangsung di Gedung Transmedia, Jakarta, Senin (6/7) malam. Penghargaan bergengsi ini menjadi bentuk apresiasi nyata atas komitmen dan inovasi daerah dalam memajukan ekonomi serta keuangan berlandaskan prinsip syariah.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, Anugerah Adinata Syariah merupakan inisiatif strategis dari Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) yang menggandeng CNN Indonesia. Program ini dirancang untuk memberikan pengakuan kepada Pemda yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa melalui berbagai terobosan dan kontribusi konkret di sektor ekonomi syariah. Pada penyelenggaraan tahun ini, penghargaan dibagi ke dalam tiga kategori utama, yaitu Sekolah Pelopor Ekonomi Syariah, Pariwisata Ramah Muslim, dan Inkubasi Bisnis Syariah.

Dalam sambutannya, Mendagri Tito Karnavian menekankan bahwa potensi ekonomi syariah di Indonesia masih sangat besar dan perlu digarap lebih serius. Ia mendorong seluruh pemerintah daerah untuk tidak lagi melihat ekonomi syariah semata-mata sebagai isu keagamaan yang eksklusif, melainkan sebagai peluang ekonomi inklusif yang mampu mendongkrak kemajuan daerah secara signifikan.

"Ekonomi syariah jangan hanya dipandang sebagai isu keagamaan. Ini adalah peluang ekonomi yang sangat besar. Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, kita masih memiliki ruang yang sangat luas untuk mengembangkan industri halal," tegas Tito di hadapan para undangan yang hadir.

Penghargaan kategori Sekolah Pelopor Ekonomi Syariah diberikan kepada daerah-daerah yang berhasil mengintegrasikan nilai-nilai ekonomi syariah ke dalam kurikulum pendidikan serta mendorong lahirnya generasi muda yang melek literasi keuangan syariah. Sementara itu, kategori Pariwisata Ramah Muslim ditujukan bagi wilayah yang sukses menciptakan ekosistem wisata yang mendukung kebutuhan wisatawan muslim, mulai dari akomodasi, kuliner halal, hingga fasilitas ibadah yang memadai. Adapun kategori Inkubasi Bisnis Syariah menyoroti upaya Pemda dalam membina dan mengakselerasi pelaku usaha berbasis syariah agar siap bersaing di pasar yang lebih luas.

Mendagri berharap penganugerahan ini menjadi katalisator bagi lahirnya lebih banyak inovasi dari daerah. Menurutnya, pengembangan industri halal yang terpadu tidak hanya memperkuat ketahanan ekonomi lokal, tetapi juga berpotensi menempatkan Indonesia sebagai pusat industri halal global. Lebih lanjut, Tito meminta agar seluruh Pemda proaktif menciptakan regulasi dan program yang ramah terhadap pertumbuhan bisnis syariah, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat akar rumput.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yoga-mahendra

Editor Breaking. Editor breaking news dan peristiwa terkini.

Comments (0)

User