Sep 18, 2026
Nasional

Tim SAR Gabungan Evakuasi 114 Penumpang Kapal KM Virgo

JAKARTA — Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) bersama tim gabungan terus mengintensifkan operasi pencarian dan penyelamatan korban kecelaka

Tim SAR Gabungan Evakuasi 114 Penumpang Kapal KM Virgo

JAKARTA — Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) bersama tim gabungan terus mengintensifkan operasi pencarian dan penyelamatan korban kecelakaan laut yang menimpa kapal motor KM Virgo Transport 8. Hingga pembaruan data terakhir, sebanyak 114 orang berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian, sementara 129 korban lainnya masih dalam proses pencarian intensif di perairan terbuka.

Dari total penumpang dan kru yang berhasil dievakuasi, tim medis mengonfirmasi bahwa 6 korban dinyatakan meninggal dunia, sedangkan 108 penumpang lainnya ditemukan dalam kondisi selamat meski beberapa di antaranya harus mendapatkan penanganan medis darurat akibat hipotermia, dehidrasi, dan cedera fisik.

Kronologi Insiden dan Tahapan Operasi Evakuasi

Operasi penyelamatan darurat segera diaktifkan sesaat setelah KM Virgo Transport 8 mengirimkan sinyal marabahaya di tengah pelayaran. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polairud, serta dibantu kapal-kapal nelayan setempat langsung diterjunkan ke titik koordinat terakhir kapal.

  1. Pukul 03.15 WIB: Sinyal darurat pertama kali tertangkap oleh stasiun radio pantai terdekat, memicu status siaga satu bagi armada penyelamat di pangkalan SAR terdekat.
  2. Pukul 05.30 WIB: Kapal penyelamat pertama (KN SAR) tiba di lokasi koordinat dan langsung menemukan sekoci darurat serta puing kapal yang terapung.
  3. Pukul 08.00 WIB: Gelombang pertama evakuasi berhasil menyelamatkan puluhan korban selamat dan mengevakuasi jenazah korban meninggal ke dermaga utama.
  4. Pukul 12.00 WIB - Sekarang: Perluasan radius pencarian hingga puluhan mil laut dengan dukungan pantauan udara serta sonar bawah air.
"Fokus utama kami saat ini adalah menyisir area permukaan seluas mungkin dengan memperhitungkan arah arus laut dan angin. Kami mengerahkan seluruh armada kapal penyelamat, perahu cepat rigid inflatable boat (RIB), serta helikopter pencari untuk mempercepat penyisiran 129 korban yang belum ditemukan," tegas perwakilan Tim Rescue Basarnas di posko utama.

Rincian Korban dan Tantangan di Lokasi Kejadian

Data manifes resmi terus disinkronisasi oleh otoritas pelabuhan dan tim investigasi untuk memastikan jumlah pasti seluruh penumpang yang berada di atas KM Virgo Transport 8 saat insiden terjadi. Sejumlah tantangan krusial masih membayangi jalannya operasi di lapangan:

  • Kondisi Cuaca Maritim: Ketinggian gelombang laut yang mencapai lebih dari dua meter dan kecepatan angin yang berubah-ubah sempat menyulitkan manuver perahu karet penyelamat.
  • Luasnya Radius Sebaran: Kuatnya arus laut diperkirakan telah membawa serpihan kapal dan korban yang mengenakan jaket pelampung menjauh dari titik awal kecelakaan.
  • Waktu Operasional: Keterbatasan visibilitas menjelang malam hari mendorong tim untuk mengandalkan kapal berteknologi pemindai inframerah dan radar maritim khusus.

Fasilitas Medis dan Posko Darurat Keluarga

Pemerintah daerah bersama dinas kesehatan setempat telah mendirikan posko informasi darurat dan posko Disaster Victim Identification (DVI) di dermaga pelabuhan terdekat. Posko ini difungsikan untuk melayani pencocokan data identitas penumpang dengan pihak keluarga serta menyediakan layanan pendampingan psikologis (trauma healing).

Korban selamat yang membutuhkan perawatan intensif telah dirujuk ke rumah sakit umum daerah terdekat. Sementara itu, tim SAR gabungan memastikan operasi pencarian untuk menemukan 129 korban hilang akan terus dimaksimalkan selama batas masa tanggap darurat yang telah ditetapkan undang-undang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User