Tak Terlibat Langsung, Kasat Narkoba Tangsel Tetap Disidik Propam
Polda Metro Jaya menegaskan AKP Pardiman, Kasat Narkoba Polres Tangsel, tidak terlibat kepemilikan 200 cartridge etomidate. Meski begitu, ia tetap menjalani pemeriksaan Bid Propam Polda Metro Jaya.Kom...
Polda Metro Jaya menegaskan AKP Pardiman, Kasat Narkoba Polres Tangsel, tidak terlibat kepemilikan 200 cartridge etomidate. Meski begitu, ia tetap menjalani pemeriksaan Bid Propam Polda Metro Jaya.
Kombes Pol Budi Hermanto, Kabid Humas, menyampaikan klarifikasi pada Senin (27/7). Dia menegaskan Kasat Narkoba itu tidak terseret pidana. Pernyataan ini merespons pemberitaan sebelumnya yang menyebutkan AKP Pardiman ditangkap bersama anak buahnya.
Dua Tersangka Utama Sudah Ditahan
Budi mengungkapkan, penyidik Bareskrim telah menahan dua orang berinisial MR dan DD. Keduanya diduga sebagai pemilik dan pengedar etomidate. Proses hukum terhadap MR dan DD kini terus berjalan.
"Untuk Kasat Narkoba Polres Tangerang Selatan tidak terlibat dalam perkara dua orang yang ditahan Bareskrim," kata Budi. Ia memastikan status AKP Pardiman bersih dari perkara tersebut.
Kapolda Metro Jaya, lanjut Budi, berkomitmen menindak tegas setiap personel yang menyalahgunakan narkoba. "Tidak ada toleransi bagi pelanggar," tegasnya.
Propam Fokus pada Kelalaian Pengawasan
Walau bebas dari jerat pidana, AKP Pardiman tetap dipanggil Propam. Pemeriksaan ini fokus pada tanggung jawab pengawasan dan pengendalian terhadap bawahan. "Itu yang akan didalami," ujar Budi.
Ia menegaskan bahwa proses internal adalah tindak lanjut atas jabatan Kasat. Hasil pemeriksaan akan diumumkan secara transparan. Publik diminta mengawal perkembangan kasus ini.
Penangkapan Awal oleh Bareskrim
Sebelumnya, tim gabungan Bareskrim menangkap AKP Pardiman dan enam anggotanya. Satu personel Polda Aceh juga ikut diamankan. Mereka diduga terlibat peredaran gelap, penyalahgunaan, dan penyalahgunaan wewenang.
Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim, mengatakan pendalaman masih berlangsung. Peran masing-masing pihak terus dipetakan. Komitmen pemberantasan narkoba di internal Polri tetap menjadi prioritas utama.
Comments (0)