Sep 02, 2026
breaking

Sungai Kapuas Kering Parah, Puluhan Tongkang Terdampar

Sungai Kapuas di Kalimantan Barat kini menghadapi krisis kekeringan ekstrem. Puluhan tongkang besar terdampar di dasar sungai yang seharusnya menjadi jalur pelayaran utama di Kalimantan. Kondisi Daru...

Sungai Kapuas Kering Parah, Puluhan Tongkang Terdampar

Sungai Kapuas di Kalimantan Barat kini menghadapi krisis kekeringan ekstrem. Puluhan tongkang besar terdampar di dasar sungai yang seharusnya menjadi jalur pelayaran utama di Kalimantan.

Kondisi Darurat Setelah Empat Bulan Tanpa Hujan

Minggu ini, kondisi Sungai Kapuas semakin memprihatinkan. Permukaan air turun drastis hingga menyentuh titik terendah dalam satu dekade terakhir. Warga di sepanjang bantaran sungai melaporkan debit air anjlok drastis sejak empat bulan lalu.

"Air terus menyusut setiap hari. Sekarang kapal besar sudah tidak bisa lewat sama sekali," kata Sarmidi, salah satu warga Desa Kapuas Kiri, Minggu.

Puluhan Tongkang Terjebak di Dasar Sungai

Akibat penurunan permukaan air yang drastis, puluhan tongkang pengangkut batu bara dan hasil tambang kini terjebak di berbagai titik sepanjang aliran sungai. Beberapa di antaranya tidak bisa bergerak sama sekali dan menancap di lumpur tebal.

  • Puluhan tongkang besar tidak bisa beroperasi
  • Jalur pelayaran Sungai Kapuas lumpuh total
  • Warga kesulitan akses transportasi sungai
  • Potensi krisis pangan mengintai wilayah terdampak

Dampak Luas bagi Perekonomian Warga

Kekeringan ini bukan sekadar masalah pelayaran. Aktivitas ekonomi warga yang bergantung pada sungai sebagai jalur transportasi utama lumpuh total. Pasokan bahan pokok ke pedalaman Kalimantan Barat terganggu serius.

Nelayan tradisional kehilangan mata pencaharian. Perahu-perahu mereka tidak bisa melaut karena sungai menyempit dan dalam beberapa titik berubah menjadi genangan lumpur.

"Sebelum musim kemarau, saya bisa dapat ikan dua kilogram sehari. Sekarang sudah sebulan tidak dapat apa-apa," keluh Hasan, nelayan di Kecamatan Mempawah.

Authorities Belum Ambil Langkah Darurat

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah belum menetapkan status darurat kekeringan. Warga mendesak pemerintah segera mengambil tindakan nyata.

Kepala Desa Kapuas Kiri, Sugeng, mengatakan sudah melapor ke pemerintah kabupaten sejak tiga bulan lalu namun tidak ada respons berarti. "Kami minta perhatian serius. Warga kami sangat membutuhkan bantuan," katanya.

BMKG Prediksi Kemarau Berkepanjangan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memperingatkan kondisi ini bisa terus berlangsung. Curah hujan di wilayah Kalimantan Barat tercatat sangat rendah sepanjang semester pertama tahun ini.

Prakiraan cuaca menunjukkan tidak ada indikasi hujan signifikan dalam beberapa minggu ke depan. Warga di sepanjang aliran Sungai Kapuas diminta bersiap menghadapi musim kemarau yang lebih panjang dari biasanya.

BREAKING: Perkembangan situasi akan terus diupdate. Warga yang membutuhkan bantuan diminta menghubungi Posko Darurat Bencana terdekat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS pandu-rangga

Reporter Bencana. Spesialisasi mitigasi bencana dan tanggap darurat.

Comments (0)

User