Sep 17, 2026
Nasional

Sulsel Salurkan KUR Rp12,5 Triliun, Menteri UMKM Berikan Apresiasi

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian Provinsi Sulawesi Selatan dalam memp

Sulsel Salurkan KUR Rp12,5 Triliun, Menteri UMKM Berikan Apresiasi

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian Provinsi Sulawesi Selatan dalam mempercepat distribusi pembiayaan perbankan bagi pelaku usaha akar rumput. Realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di wilayah tersebut sukses menembus angka fantastis sebesar Rp12,5 triliun, mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dan perbankan dalam mendongkrak perekonomian lokal.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan bahwa keberhasilan penyaluran permodalan dengan bunga terjangkau ini membuktikan tingginya animo serta ketangguhan para pelaku usaha kecil di Sulawesi Selatan pasca-pemulihan ekonomi nasional.

"Penyaluran KUR yang mencapai Rp12,5 triliun di Sulawesi Selatan merupakan prestasi luar biasa. Ini membuktikan adanya kolaborasi yang sangat solid antara pemerintah daerah, perbankan penyalur, dan para pelaku usaha mikro di lapangan," tegas Menteri UMKM Maman Abdurrahman dalam keterangannya.

Kronologi Percepatan Penyaluran KUR Sulawesi Selatan

Capaian impresif ini diraih melalui serangkaian tahapan dan strategi terstruktur yang digulirkan sepanjang tahun berjalan:

  1. Optimalisasi Pendataan Usaha Mikro: Pemerintah daerah bersama dinas terkait melakukan pemetaan dan pemutakhiran data pelaku usaha potensial di 24 kabupaten/kota se-Sulsel guna mempermudah akses verifikasi bank.
  2. Sosialisasi dan Literasi Keuangan Masif: Bank Himbara dan lembaga penyalur lainnya gencar melakukan jemput bola dan edukasi perbankan ke pasar tradisional, sentra pertanian, hingga pelosok pesisir.
  3. Percepatan Proses Akad dan Pencairan: Digitalisasi proses pengajuan KUR mempercepat verifikasi dokumen kelayakan usaha tanpa mengorbankan prinsip kehati-hatian perbankan (prudent banking).
  4. Realisasi Melampaui Target: Akumulasi pembiayaan produktif secara resmi menyentuh rekor Rp12,5 triliun, menyerap puluhan ribu debitur baru dari sektor usaha mikro dan kecil.

Sektor Produktif Penopang Distribusi KUR Sulsel

Distribusi modal kerja dan investasi ini sebagian besar mengalir ke sektor-sektor produktif yang menjadi tulang punggung perekonomian Sulawesi Selatan, antara lain:

  • Sektor Pertanian dan Perkebunan: Menjadi penerima alokasi terbesar guna mendukung program ketahanan pangan, pembelian bibit unggul, serta modernisasi alat tani.
  • Sektor Perdagangan dan Jasa: Membantu ribuan pedagang pasar tradisional serta pelaku ritel memperkuat rantai pasok dan likuiditas harian.
  • Sektor Kelautan dan Perikanan: Memberdayakan nelayan pesisir dan pembudidaya tambak untuk meningkatkan kapasitas produksi dan distribusi hasil tangkapan.
  • Sektor Industri Kreatif dan Kuliner: Mendorong UMKM olahan lokal memperluas skala bisnis dan merambah pasar digital nasional.

Fokus Strategis: Mendorong UMKM Naik Kelas

Kementerian UMKM menekankan bahwa keberhasilan penyaluran kredit tidak boleh hanya dilihat dari nominal transaksi semata. Prioritas berikutnya adalah memastikan agar dana yang disalurkan mampu mendorong transformasi debitur dari skala mikro menjadi usaha kecil dan menengah yang mandiri.

Kementerian juga terus berkoordinasi dengan otoritas perbankan untuk menjaga rasio kredit macet (non-performing loan/NPL) tetap terkendali di batas aman, sekaligus memperluas program pendampingan manajerial bisnis agar UMKM Sulawesi Selatan semakin berdaya saing global.

Realisasi pembiayaan usaha mikro di Sulawesi Selatan mencatat rekor impresif. Sektor pertanian, perikanan, dan perdagangan tercatat menjadi motor penggerak utama penyerapan permodalan produktif ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User