Atmosfer cerah menyelimuti halaman SDN Gandul 1, Depok, Jawa Barat, pada Kamis pagi (6/8/2026). Ratusan siswa kelas V berkumpul dengan raut wajah beraneka ragam—sebagian memancarkan keberanian, sementara yang lain menggenggam erat tangan temannya. Hari itu, tim paramedis dari Puskesmas Cinere hadir secara khusus untuk menyuntikkan vaksin Human Papillomavirus (HPV) dalam rangka pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026. Program kesehatan nasional ini bertujuan memberikan perlindungan sejak dini kepada generasi muda dari ancaman penyakit kanker leher rahim atau kanker serviks.
Perlindungan Dini Mencegah Risiko Kanker Serviks
Vaksinasi HPV merupakan salah satu langkah strategis dalam peta jalan pencegahan penyakit kronis di Indonesia. Kanker serviks hingga kini masih menjadi salah satu penyebab utama kematian akibat kanker pada wanita di Tanah Air. Melalui program BIAS, pemerintah secara gratis memberikan vaksin HPV kepada anak-anak perempuan usia sekolah dasar guna membentuk sistem kekebalan tubuh sebelum terpapar risiko infeksi di masa mendatang.
Petugas medis dari Puskesmas Cinere terlihat sangat teliti mempersiapkan vial vaksin, memeriksa suhu penyimpanan kotak dingin (cold box), serta memastikan kondisi fisik para murid berada dalam keadaan fit sebelum menerima suntikan. Sebanyak 120 siswa kelas V SDN Gandul 1 terdaftar sebagai penerima manfaat dalam kegiatan imunisasi serentak kali ini.
"Pencegahan terbaik adalah pencegahan yang dilakukan sedini mungkin. Pemberian vaksin HPV pada usia anak sekolah dasar memberikan respons imun yang sangat optimal untuk menangkal infeksi Human Papillomavirus di kemudian hari," ujar salah seorang tenaga medis Puskesmas Cinere di sela-sela kegiatan.
Format Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026
Untuk memahami lebih jelas mengenai jangkauan perlindungan yang diberikan oleh pemerintah kepada peserta didik, berikut adalah tabel perbandingan program imunisasi berkala di tingkat sekolah dasar:
| Jenis Vaksin | Sasaran Target | Manfaat Utama |
|---|---|---|
| Campak-Rubella (MR) | Siswa Kelas 1 SD | Mencegah penyakit campak dan rubella kongenital. |
| DT / Td | Siswa Kelas 1, 2, dan 5 SD | Mencegah bahaya penyakit difteri dan tetanus. |
| HPV (Human Papillomavirus) | Siswi Kelas 5 dan 6 SD | Mencegah infeksi virus pemicu utama kanker serviks. |
Dukungan Sekolah dan Kolaborasi Orang Tua
Keberhasilan pelaksanaan imunisasi BIAS di SDN Gandul 1 tidak lepas dari kolaborasi erat antara pihak sekolah, fasilitas kesehatan primer, dan para orang tua murid. Sebelum hari penyuntikan, pihak sekolah telah mendistribusikan lembar persetujuan (informed consent) serta menyelenggarakan sosialisasi ringkas mengenai manfaat jangka panjang dari vaksinasi HPV ini.
Kendati beberapa siswa sempat merasa cemas menjelang giliran disuntik, pendekatan yang hangat dan ramah dari para paramedis terbukti efektif mencairkan ketegangan. Pendampingan dari wali kelas turut memberikan dorongan emosional yang kuat bagi para murid. Rasa lega dan bangga terpancar jelas dari wajah para murid seusai berhasil melewati proses imunisasi tersebut.
Pemerintah Kota Depok menargetkan cakupan imunisasi BIAS 2026 mencapai lebih dari 95 persen dari seluruh populasi sasaran sekolah dasar di wilayah Kecamatan Cinere dan sekitarnya. Program ini diharapkan mampu membentengi generasi penerus bangsa agar tumbuh sehat, tangguh, dan terbebas dari ancaman kanker serviks di masa depan.
Comments (0)