Sespimti Polri Gembleng Para Calon Jenderal Jadi Pemimpin Berbasis Data

Jakarta - Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg ke-35 tahun anggaran 2026 memperkuat pola pendidikan dengan kepemimpinan digital berbasis data. Langkah ini diambil untuk mencetak c

Jul 06, 2026 - 13:47
0 0
Sespimti Polri Gembleng Para Calon Jenderal Jadi Pemimpin Berbasis Data

Jakarta - Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg ke-35 tahun anggaran 2026 memperkuat pola pendidikan dengan kepemimpinan digital berbasis data. Langkah ini diambil untuk mencetak calon jenderal dan pemimpin masa depan Polri yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Berdasarkan laporan yang diterima media kami, Kamis (25/6/2026), pendekatan komprehensif itu dipaparkan dalam Seminar Sekolah di Gedung Oetaryo Sespimti Lemdiklat Polri, Lembang, Jawa Barat, Jumat (19/6) lalu. Para peserta didik (serdik) digembleng dengan kemampuan analisis data sebagai upaya mewujudkan stabilitas keamanan dalam negeri serta mendukung kedaulatan pangan, energi, dan ekonomi nasional yang inklusif.

Mengusung Moto 'CERDAS', 57 Peserta Ikuti Program Elite

Sespimti Dikreg ke-35 yang resmi dibuka sejak 20 Januari 2026 ini mengusung moto 'CERDAS'—singkatan dari Cekatan, Etis, Responsif, Dedikatif, Akuntabel, dan Strategis. Sebanyak 57 perwira menengah Polri tengah mengikuti pendidikan elite Lemdiklat Polri tersebut. Motto itu menjadi fondasi pembentukan karakter pemimpin yang tidak hanya taktis di lapangan, tetapi juga cerdas mengolah data sebagai dasar setiap pengambilan keputusan strategis.

Dalam seminar itu, para peserta dibekali wawasan mengenai analisis big data, kecerdasan buatan, hingga sistem informasi geografis. Kemampuan ini dinilai krusial untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan secara dini. Pola pembelajaran berbasis data ini selaras dengan transformasi digital di tubuh Polri, di mana setiap perwira dituntut memanfaatkan platform digital guna meningkatkan responsivitas, akuntabilitas, dan efisiensi kerja.

Materi seminar juga menekankan pentingnya kolaborasi multi‑sektor. Para calon jenderal dibekali cara membangun sinergi dengan TNI, kementerian, dan lembaga terkait untuk menghadapi ancaman non‑tradisional seperti krisis pangan dan energi. Dengan demikian, kepemimpinan berbasis data diyakini mampu melahirkan kebijakan yang tepat sasaran serta memperkuat peran Polri dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus mendukung program strategis nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tasya-kamila

Reporter Teknologi. Reporter teknologi terkini dan rilis produk.

Comments (0)

User