Senegal Bungkam Maroko 2-1 di Final, Sadio Mane Jadi Pahlawan
RABAT — Sadio Mane memimpin Senegal meraih gelar juara Piala Afrika 2026 setelah mengalahkan tuan rumah Maroko dengan skor dramatis 2-1 pada laga final yan
RABAT — Sadio Mane memimpin Senegal meraih gelar juara Piala Afrika 2026 setelah mengalahkan tuan rumah Maroko dengan skor dramatis 2-1 pada laga final yang berlangsung di Stade Prince Moulay Abdellah, Minggu malam. Striker berusia 33 tahun itu mencetak gol penentu kemenangan sekaligus memastikan trofi pertama bagi Senegal di edisi ke-35 turnamen benua tersebut.
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit pertama. Maroko, yang tampil di hadapan 65.000 pendukungnya sendiri, langsung mengambil inisiatif serangan melalui kombinasi cepat Achraf Hakimi dan Youssef En-Nesyri. Namun, lini belakang Senegal yang dikawal kapten Kalidou Koulibaly mampu meredam tekanan awal.
Senegal justru unggul lebih dulu pada menit ke-23 lewat skema serangan balik. Umpan terobosan Idrissa Gueye berhasil dimaksimalkan oleh Sadio Mane yang lolos dari jebakan offside dan melepaskan tembakan mendatar ke sudut kiri gawang Yassine Bounou. Tim tamu unggul 1-0 dan mempertahankan keunggulan hingga babak pertama usai.
"Kami tahu Maroko akan bermain ofensif di depan publik mereka. Strategi kami adalah bertahan rapi dan mencari momentum lewat serangan balik. Gol pertama Mane benar-benar melegakan dan menjadi kunci psikologis kami," kata pelatih Senegal, Aliou Cissé, dalam konferensi pers usai laga.
Memasuki babak kedua, Maroko meningkatkan intensitas permainan. Pergantian pemain yang dilakukan pelatih Walid Regragui menghadirkan dimensi baru di lini serang. Neil Yoni El Aynaoui, yang masuk menggantikan pemain veteran Sofiane Boufal, langsung merepotkan bek Senegal dengan pergerakan dinamisnya.
Pada menit ke-61, El Aynaoui berhasil merebut bola dari penguasaan Mane di lini tengah dan menjadi inisiator gol penyama kedudukan Maroko. Operannya kepada Hakimi disambung silang matang yang dituntaskan oleh En-Nesyri dengan sundulan tajam. Skor berubah 1-1 dan stadion bergemuruh.
Momen kontroversial terjadi pada menit ke-72 ketika wasit asal Zambia, Janny Sikazwe, menganulir gol Maroko kedua lewat Hakim Ziyech karena dinilai melakukan pelanggaran lebih dulu terhadap Koulibaly. Keputusan tersebut memicu protes dari pemain Maroko dan staf pelatih, namun pengecekan VAR tetap mengonfirmasi posisi wasit.
Ketika pertandingan tampaknya akan masuk masa perpanjangan waktu, Senegal kembali memanfaatkan celah di pertahanan Maroko. Pada menit ke-84, Mane yang kembali menjadi aktor utama berhasil memenangi duel udara dengan El Aynaoui di kotak penalti. Bola pantul hasil perebutan itu jatuh ke kaki kreator serangan Ismaila Sarr, yang langsung melepaskan tembakan keras dari luar kotak. Bounou mampu menepis, namun bola muntah langsung disambar Pape Matar Sarr menjadi gol. Senegal unggul 2-1.
"Saya hanya berusaha merebut bola dan memulai serangan. Duel dengan El Aynaoui memang sulit, dia pemain muda yang sangat kuat. Tapi saya tahu kami punya peluang jika bisa menguasai bola di area berbahaya. Gol kedua itu buah kerja keras seluruh tim," ujar Mane, yang terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan.
Maroko berupaya keras menyamakan kedudukan di sisa waktu, termasuk melalui peluang emas Ziyech di menit 89 yang membentur tiang gawang Édouard Mendy. Namun, pertahanan disiplin Senegal mampu mempertahankan skor hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan ini menjadi penebusan bagi Senegal setelah sebelumnya gagal di semifinal Piala Afrika 2024. Bagi Maroko, kekalahan di final ini adalah duka kedua setelah mereka juga menjadi runner-up pada edisi 2023 melawan Pantai Gading.
Fakta Menarik Final AFCON 2026
- Rekor Tandang Mane: Sadio Mane kini telah mencetak 5 gol di final turnamen sepanjang kariernya bersama Senegal, termasuk dua di antaranya terjadi di luar kandang.
- Kebanggaan Tuan Rumah yang Tertunda: Maroko belum pernah meraih gelar Piala Afrika sejak edisi pertama pada 1957. Dua kesempatan menjadi tuan rumah (1988 dan 2026) belum berhasil diwujudkan menjadi trofi.
- Pertemuan Duo Pelatih: Aliou Cissé dan Walid Regragui saling mengenal sejak masih bermain, keduanya pernah berduel di final Liga Champions Afrika 2009 sebagai pemain.
- Debut Wasit Zambia: Janny Sikazwe menjadi wasit pertama asal Zambia yang memimpin final Piala Afrika, melanjutkan tradisi wasit asal negara non-finalis yang dipilih untuk partai puncak.
- Dukungan Pendukung Senegal: Sekitar 12.000 suporter Senegal hadir di Rabat, menciptakan lautan hijau di tribune utara stadion yang kontras dengan dominasi merah khas Maroko.
Dengan gelar ini, Senegal tercatat sebagai negara ketujuh yang berhasil meraih trofi Piala Afrika lebih dari satu kali setelah Mesir, Kamerun, Ghana, Nigeria, Pantai Gading, dan Aljazair. Kemenangan ini juga membawa Senegal lolos otomatis ke Piala Konfederasi FIFA 2027 mewakili Afrika.
Apa Kata Mereka?
Presiden Senegal, Bassirou Diomaye Faye, melalui akun media sosialnya menyampaikan ucapan selamat kepada para pemain. "Kalian telah membuat seluruh rakyat Senegal bangga. Ini bukti bahwa kerja keras dan persatuan bisa mengalahkan segalanya."
Sementara itu, Raja Maroko Mohammed VI yang menyaksikan laga dari tribune VIP terlihat tenang dan memberikan apresiasi kepada para pemainnya meski harus mengakui keunggulan lawan. "Timnas Maroko telah berjuang dengan gagah berani. Kita bangga dengan mereka," tulis akun resmi Istana Kerajaan.
Dengan berakhirnya turnamen ini, perhatian kini beralih ke kualifikasi Piala Dunia 2026 yang akan kembali bergulir Maret mendatang, di mana Senegal dan Maroko sama-sama tengah memuncaki grup masing-masing.
[TAGS]: sepakbola, Piala Afrika, AFCON2026, Senegal, Maroko, Sadio Mane
[SOCIAL_TWEET]: 🏆 Senegal juara #AFCON2026! Sadio Mane dan kawan-kawan kalahkan Maroko 2-1 di final dramatis di Rabat. Gol Mane & Pape Sarr jadi penentu. #AFCON #Senegal #Maroko
[SOCIAL_FB]: SEJARAH DI RABAT! Senegal raih gelar Piala Afrika kedua mereka setelah menaklukkan tuan rumah Maroko 2-1 dalam laga final yang penuh drama. Sadio Mane jadi bintang dengan satu gol dan peran kunci di gol kemenangan. Selamat untuk timnas Senegal! 🏆⚽️
[SOCIAL_TG]: 🇸🇳🇲🇦 Final AFCON 2026: Senegal 2-1 Maroko. Mane (23'), En-Nesyri (61'), Pape Sarr (84'). Senegal bawa pulang trofi di depan puluhan ribu pendukung Maroko.
[SOCIAL_THREADS]: Senegal melakukannya. Di tengah tekanan 65.000 suporter tuan rumah, Sadio Mane dan kawan-kawan tampil taktis dan efisien. Gol cepat Mane di babak pertama, lalu ketenangan di menit akhir memastikan trofi kedua Piala Afrika. Maroko memang dominan, tapi Senegal buktikan pengalaman adalah segalanya. #AFCON2026 #ThreadsSports
Comments (0)