Saksi Beberkan Detik-Detik Sutrimo Tergeletak Tak Bernyawa
UPDATE MENIT LALU — Warga Kebayoran Baru digegerkan penemuan jasad pria bernama Sutrimo di depan Klinik Mordent. Detik-detik mengerikan sebelum korban meregang nyawa kini terkuak dari mulut saksi ma...
UPDATE MENIT LALU — Warga Kebayoran Baru digegerkan penemuan jasad pria bernama Sutrimo di depan Klinik Mordent. Detik-detik mengerikan sebelum korban meregang nyawa kini terkuak dari mulut saksi mata. Penemuan mayat ini memicu kerumunan warga yang penasaran. Beberapa warga merekam kejadian dengan ponsel.
Kronologi Versi Saksi
Rina (35), warga yang melintas di lokasi, melihat Sutrimo masuk ke klinik sekitar pukul 16.30 WIB. Setengah jam kemudian, ia mendengar teriakan dan bunyi benturan keras dari lantai dua.
"Saya lihat pintu klinik terbuka, lalu laki-laki itu keluar sambil memegangi kepala. Darah sudah mengucur deras," ujarnya dengan nada gemetar. Korban sempat berjalan beberapa langkah sebelum roboh di trotoar.
Saksi lain, seorang sopir ojek online, mengaku melihat pria bertubuh tinggi meninggalkan klinik lewat pintu samping. "Dia buru-buru. Pakai jaket hitam," katanya.
Fakta-Fakta Kunci
- Korban bernama Sutrimo, usia diperkirakan 40-an tahun.
- Insiden terjadi Selasa petang sekitar pukul 17.00 WIB.
- Tim Puslabfor Polri langsung diterjunkan.
- Polisi belum memastikan penyebab kematian.
- Sejumlah benda dari TKP diamankan.
Respons Aparat
Kapolsek Kebayoran Baru Kompol Ardi Wibowo memimpin langsung pengamanan TKP. Garis polisi dipasang radius 20 meter dari pintu klinik. "Kami imbau warga tidak mendekat," ujarnya.
Petugas Puslabfor terlihat membongkar isi tas korban dan mengambil sampel bercak darah. Bilah kayu dan pecahan kaca turut diamankan. Belum ada keterangan resmi tentang temuan awal.
Penanganan Medis dan Penyelidikan
Tim medis tiba 15 menit setelah kejadian. Korban sudah tidak bernyawa. Jasad langsung dibawa ke RSCM untuk autopsi. "Kita tunggu hasil autopsi guna pastikan sebab kematian," kata Kompol Ardi.
Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan memeriksa rekaman CCTV di sepanjang Jalan Wolter Monginsidi. Sutrimo diketahui berdomisili di Cipete. Keluarga sudah dihubungi dan menuju RSCM.
Hingga kini, Klinik Mordent belum memberi komentar. Warga sekitar cemas. "Kami takut jika ada pembunuh berkeliaran," ujar pemilik warung di samping klinik.
Kasat Reskrim tambahkan, "Ada luka di kepala yang mencurigakan. Namun kita simpulkan setelah autopsi."
Comments (0)