Sep 18, 2026
Nasional

Rupiah Berbalik Menguat ke Level Rp17.625 per Dolar AS pada Penutupan

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berhasil melakukan aksi rebound dan ditutup menguat tipis pada akhir sesi perdagangan hari ini. Berd

Rupiah Berbalik Menguat ke Level Rp17.625 per Dolar AS pada Penutupan

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berhasil melakukan aksi rebound dan ditutup menguat tipis pada akhir sesi perdagangan hari ini. Berdasarkan data pasar spot, mata uang Garuda membalikkan tekanan awal sesi dan bertengger di level Rp17.625 per dolar AS, menguat sekitar beberapa basis poin dibandingkan posisi penutupan sebelumnya.

Pergerakan mata uang domestik sepanjang hari ini diwarnai volatilitas tinggi akibat tarik-menarik antara sentimen eksternal terkait arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve dan intervensi stabilitas yang dilakukan otoritas moneter dalam negeri.

Kronologi Pergerakan Kurs Sepanjang Sesi Perdagangan

Pasar valuta asing domestik bergerak dinamis sejak pembukaan pagi hari hingga lonceng penutupan berbunyi. Berikut adalah ringkasan linimasa pergerakan rupiah sepanjang hari:

  1. Pukul 09.00 WIB (Sesi Pembukaan): Rupiah dibuka melemah di tengah keperkasaan indeks dolar AS (DXY) yang masih bertahan di level tinggi, menekan mata uang kawasan Asia ke zona merah.
  2. Pukul 11.30 WIB (Sesi Siang): Tekanan jual mulai mereda seiring masuknya arus modal ke pasar Surat Berharga Negara (SBN) serta langkah stabilisasi Bank Indonesia di pasar Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF).
  3. Pukul 15.00 WIB (Sesi Penutupan): Aksi beli rupiah kian menguat menjelang penutupan pasar, membawa nilai tukar berbalik arah menguat ke posisi Rp17.625 per dolar AS.

Faktor Pemicu Rebound Mata Uang Garuda

Penguatan tipis rupiah di akhir perdagangan ini didorong oleh sejumlah katalis positif dari dalam negeri maupun koreksi minor pada indeks dolar global. Pelaku pasar memanfaatkan pelemahan tipis mata uang greenback untuk melakukan aksi ambil untung (profit taking).

"Langkah terukur Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar melalui pasar spot dan DNDF memberikan bantalan yang cukup solid bagi rupiah, di tengah ketidakpastian geopolitik global yang masih membayangi," ujar analis pasar uang di Jakarta.

Selain intervensi pasar, data fundamental ekonomi domestik yang tetap solid menjadi penopang kepercayaan investor. Beberapa faktor kunci yang memengaruhi pasar valas hari ini meliputi:

  • Cadangan Devisa yang Memadai: Posisi cadangan devisa Indonesia dinilai tetap kuat untuk mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga stabilitas makroekonomi.
  • Koreksi Indeks Dolar AS: Indeks DXY sempat melandai tipis di pasar Asia, memberikan ruang napas bagi mata uang negara berkembang untuk melakukan pemulihan.
  • Surplus Neraca Perdagangan: Kinerja ekspor yang terjaga terus memberikan pasokan valuta asing secara berkala ke pasar domestik.

Prospek dan Sentimen Pasar Selanjutnya

Pelaku pasar diperkirakan masih akan mencermati rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat dalam beberapa hari ke depan, termasuk data inflasi dan ketenagakerjaan, yang akan menentukan arah kebijakan suku bunga acuan global. Di tingkat regional, rupiah diproyeksikan masih bergerak fluktuatif namun berpeluang terkonsolidasi pada rentang yang lebih stabil.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User