RIBUAN PENCARI KERJA PADATI JOB FAIR BEKASI, BURU 5.000 LOWONGAN TERSEDIA
Ribuan pencari kerja memadati arena Job Fair Bekasi yang digelar di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Bekasi Timur sejak pagi, Kamis (hari ini). Antrean panjang sudah mengular di depan pintu m
Ribuan pencari kerja memadati arena Job Fair Bekasi yang digelar di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Bekasi Timur sejak pagi, Kamis (hari ini). Antrean panjang sudah mengular di depan pintu masuk, bahkan sebelum gerbang resmi dibuka pukul 09.00 WIB. Panitia penyelenggara mencatat lebih dari 5.000 lowongan kerja telah disiapkan oleh puluhan perusahaan peserta yang berasal dari sektor manufaktur, ritel, perbankan, logistik, hingga industri kreatif. Media kami mengamati suasana lokasi yang sempat sesak karena gelombang pelamar terus berdatangan dalam interval singkat.
Antusiasme Mencari Kerja Melonjak Tajam
Kepadatan pengunjung terpantau di seluruh sudut stan perusahaan. Banyak pelamar yang datang dari luar Kota Bekasi, seperti Karawang, Cikarang, hingga Jakarta Timur. Sebagian dari mereka mengaku sudah pernah mencoba peruntungan di beberapa bursa kerja sebelumnya, tetapi belum mendapatkan panggilan. Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Ketenagakerjaan setempat menyatakan bahwa job fair ini merupakan salah satu upaya mempercepat penurunan angka pengangguran pasca-pandemi dan menghadapi dinamika pasar kerja yang semakin kompetitif. Sekitar 70 perusahaan ikut serta, menawarkan posisi mulai dari level staf administrasi, operator produksi, teknisi, hingga manajerial menengah.
“Saya datang dari Tambun sejak subuh. Sudah dua bulan terakhir melamar secara daring tetapi belum ada hasil, jadi berharap bisa bertemu langsung dengan HRD dan lolos minimal ke tahap wawancara pertama,” ujar Faisal (26), seorang pencari kerja yang mengincar posisi teknisi di perusahaan elektronik.
Lowongan Manufaktur dan Ritel Paling Diminati
Berdasarkan pantauan tim liputan media kami, stan-stan milik perusahaan manufaktur dan ritel besar menjadi magnet utama bagi para pelamar. Perusahaan seperti pabrik sepatu, garmen, otomotif, serta jaringan minimarket dan restoran cepat saji menerima ratusan berkas lamaran hanya dalam dua jam pertama. Perusahaan layanan logistik dan kurir yang tengah ekspansi ke wilayah penyangga Jakarta juga menarik minat pelamar yang ingin ditempatkan di Bekasi dan sekitarnya. Sebaliknya, stan perusahaan yang membuka lowongan spesifik untuk tenaga IT, akuntansi, dan digital marketing terpantau lebih sepi meskipun tetap mengalami antrean bertahap.
Panitia menyediakan posko konsultasi karier gratis yang turut diramaikan oleh pencari kerja baru lulusan SMK dan perguruan tinggi. Di posko tersebut, mereka dapat mencetak ulang CV, mendapatkan masukan tentang cara menghadapi wawancara, serta memperoleh informasi pelatihan vokasi yang diselenggarakan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Bekasi. Sebagian peserta mengaku senang dengan keberadaan fasilitas tersebut karena membantu mereka yang minim pengalaman menyusun lamaran yang lebih profesional.
Proses Rekrutmen Cepat dan Wawasan Pasar Kerja
Sejumlah perusahaan menerapkan sistem rekrutmen cepat atau walk-in interview. Para pelamar yang lolos penyaringan berkas langsung diarahkan ke ruang wawancara semi-terbuka di sudut hall. Beberapa di antaranya bahkan menerima surat panggilan untuk tes lanjutan di kantor pusat pada hari yang sama. Proses yang efisien ini disambut baik oleh para pencari kerja yang tidak ingin menunggu terlalu lama. Pihak Dinas Ketenagakerjaan tetap mengimbau agar seluruh peserta mewaspadai oknum yang menjanjikan kelulusan instan dengan meminta sejumlah uang, dan menegaskan bahwa seluruh proses dalam job fair ini gratis tanpa biaya apa pun.
Selain kesempatan melamar langsung, job fair ini menjadi ajang pembacaan tren bagi pencari kerja. Beberapa pelamar mengaku mendapat gambaran bahwa sertifikat kompetensi seperti alat berat, pengelasan, dan kelistrikan masih sangat dibutuhkan di sektor manufaktur. Sementara itu, kemampuan bahasa asing dasar dan penguasaan perkakas digital menjadi nilai tambah yang diincar oleh perusahaan rintisan dan jasa berskala global. Laporan media kami mencatat bahwa hingga menjelang sore, jumlah pengunjung yang tercatat melalui sistem pendaftaran elektronik panitia telah melampaui 3.500 orang, dengan perkiraan tembus 5.000 pelamar saat penutupan pukul 17.00. Pemerintah kota berencana menggelar job fair susulan pada akhir tahun ini dengan menggandeng lebih banyak perusahaan dari kawasan industri Cikarang dan MM2100.
Comments (0)