Reuni 212 di Monas Diisi Salat Tahajud dan Doa untuk Rizieq Shihab
JAKARTA — Ribuan massa memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Senin (2/12/2019) untuk mengikuti Munajat dan Maulid Akbar 2019 bertajuk #R
JAKARTA — Ribuan massa memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Senin (2/12/2019) untuk mengikuti Munajat dan Maulid Akbar 2019 bertajuk #ReuniMujahid212. Kegiatan yang berlangsung sejak dini hari itu diisi dengan salat tahajud berjamaah, zikir, munajat, serta doa bersama yang dipanjatkan secara khusyuk hingga pagi hari.
Suasana di sekitar Monas tampak khidmat ketika para peserta yang datang dari berbagai daerah melantunkan doa secara serentak. Salah satu doa yang paling menyita perhatian publik adalah permohonan agar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, segera dipulangkan ke Tanah Air. Saat itu, Rizieq Shihab masih berada di Arab Saudi, dan doa tersebut menjadi simbol kerinduan sekaligus harapan besar massa yang hadir pada acara tersebut.
Kronologi Jalannya Acara
Rangkaian Reuni 212 berlangsung bertahap sejak malam hingga pagi hari di kawasan Monas. Berdasarkan pantauan di lokasi, berikut urutan kejadian dalam acara tersebut:
- Massa mulai berdatangan ke kawasan Monas sejak dini hari dengan mengenakan busana serba putih dan membawa bendera bertuliskan kalimat tauhid.
- Salat tahajud berjamaah dilaksanakan secara khusyuk di tengah kawasan Monas.
- Setelah salat tahajud, acara dilanjutkan dengan zikir dan munajat yang dipimpin oleh para ulama.
- Massa memanjatkan doa bersama, termasuk doa agar Rizieq Shihab segera dipulangkan ke Indonesia.
- Acara ditutup dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diramaikan lantunan salawat dan tausiyah keagamaan.
Sepanjang kegiatan, teriakan takbir berkali-kali menggema dari arah kerumunan. Suara ribuan orang yang berseru secara serempak menambah khidmat suasana dini hari di pusat ibu kota.
"Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar!"
Momentum tersebut sekaligus menunjukkan solidaritas dan persatuan umat yang datang dari berbagai penjuru daerah. Meski berlangsung di ruang terbuka dengan cuaca dini hari yang dingin, antusiasme para peserta tidak surut hingga rangkaian acara usai.
Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa
Puncak acara ditandai dengan doa bersama yang dipanjatkan secara khusyuk oleh seluruh peserta. Dalam doa tersebut, selain memohon pemulangan Rizieq Shihab, massa juga menitipkan harapan agar bangsa Indonesia senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT. Suasana haru terasa ketika ribuan tangan diangkat dan lantunan doa mengalun di udara.
Kegiatan ibadah kolektif semacam ini dinilai menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan umat di tengah berbagai persoalan kebangsaan. Doa bersama yang dilakukan secara serentak oleh ribuan orang juga menjadi bukti bahwa kekuatan spiritual masyarakat Indonesia tetap terjaga.
Pesan Tauhid dalam Surat Al-Ikhlas
Di balik kemeriahan ibadah kolektif tersebut, pesan tauhid menjadi roh utama dari setiap rangkaian kegiatan. Tauhid, yang berarti mengesakan Allah SWT, merupakan inti ajaran Islam dan termaktub secara padat dalam Surat Al-Ikhlas, surat ke-112 dalam Al-Qur'an yang hanya terdiri dari empat ayat.
"Qul huwallāhu aḥad. Allāhuṣ-ṣamad. Lam yalid wa lam yūlad. Wa lam yakul lahū kufuwan aḥad."
Setiap ayat dalam surat tersebut mengandung makna tauhid yang mendalam:
- Ayat pertama — perintah menegaskan bahwa Allah itu Maha Esa dan satu-satunya Tuhan yang berhak disembah.
- Ayat kedua — Allah adalah tempat bergantung segala sesuatu, tempat seluruh makhluk meminta dan berharap.
- Ayat ketiga — Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan, sekaligus membantah segala anggapan yang menyekutukan-Nya.
- Ayat keempat — tidak ada satu pun yang setara atau sebanding dengan Allah SWT.
Pesan tauhid ini sejalan dengan semangat ibadah yang ditunjukkan massa Reuni 212. Salat tahajud yang dikerjakan, zikir yang dilantunkan, hingga doa yang dipanjatkan, semuanya bermuara pada penghambaan diri kepada Allah Yang Maha Esa. Karena itu, doa untuk keselamatan bangsa maupun pemulangan Rizieq Shihab ditempatkan sebagai bagian dari kepasrahan total kepada Allah, tempat meminta yang disebut dalam ayat kedua Al-Ikhlas, yakni Allahus-shamad.
Harapan Massa dan Penutup
Setelah rangkaian acara usai, para peserta membubarkan diri secara tertib. Banyak di antara mereka mengaku datang bukan hanya untuk memperingati peristiwa Aksi 212, tetapi juga untuk memperkuat keimanan dan mendoakan para pemimpin umat yang sedang menghadapi ujian.
Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa ibadah kolektif seperti Reuni 212 tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan penguatan solidaritas, tetapi juga momentum penguatan keyakinan tauhid di tengah masyarakat. Dengan doa yang tulus dan keyakinan kepada Allah yang Maha Esa, para peserta berharap segala persoalan dapat dihadapi dengan lapang dada dan keadilan dapat ditegakkan di Indonesia.
[SOCIAL_TWEET]: Ribuan massa khusyuk salat tahajud dan berdoa di Monas dalam Reuni 212, mendoakan Rizieq Shihab segera dipulangkan. #Reuni212 #Monas[SOCIAL_TG]: #Reuni212 | Massa di Monas laksanakan salat tahajud dan doa bersama, harap Rizieq Shihab segera dipulangkan. Simak laporan lengkapnya di Beritatercepat.com.
Comments (0)