Sep 30, 2026
Hukum

PTPN IV PalmCo Borong 14 Gelar di National Tea Competition 2026

JAKARTA — Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui Sub Holding PTPN IV PalmCo kembali menorehkan prestasi gemilang di industri teh nasional. Perusahaa

PTPN IV PalmCo Borong 14 Gelar di National Tea Competition 2026

JAKARTA — Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui Sub Holding PTPN IV PalmCo kembali menorehkan prestasi gemilang di industri teh nasional. Perusahaan milik negara itu berhasil memborong 14 penghargaan dalam ajang The 4th National Tea Competition (NTC) 2026 yang digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta.

Penghargaan tersebut diserahkan pada puncak acara yang diselenggarakan oleh Asosiasi Teh Indonesia (ATI). Kompetisi bergengsi ini diikuti oleh puluhan produsen teh dari berbagai daerah di Indonesia, menjadikannya ajang pembuktian kualitas teh Nusantara di kancah nasional.

Keberhasilan ini menjadi bukti konsistensi PTPN IV PalmCo dalam menjaga mutu produk di tengah tantangan anomali cuaca yang melanda sejumlah daerah sentra produksi teh belakangan ini.

Empat Unit Pengolahan Teh Jadi Motor Perolehan Gelar

Sebanyak 14 penghargaan tersebut diraih melalui empat unit pengolahan teh milik PTPN IV PalmCo. Keempat unit tersebut adalah Kebun Tobasari, Kebun Bah Butong, Kebun Kayu Aro, dan Kebun Danau Kembar.

Berikut rincian perolehan gelar dari masing-masing unit pengolahan:

  • Pabrik Tobasari — Juara 1 kategori Broken Pekoe (BP), Juara 2 kategori Pekoe Fannings (PF), serta Juara 3 pada kategori Broken Orange Pekoe Fannings (BOPF) dan DUST.
  • Pabrik Bah Butong — Juara 2 pada kategori BP, BOP, dan BOPF, serta Juara 3 kategori PF.
  • Pabrik Danau Kembar — Juara 3 kategori BP.
  • Kebun Kayu Aro — turut menyumbang gelar pada kategori teh hitam Orthodox.

Dominasi di Kategori Teh Hitam Orthodox dan CTC

Pada kategori teh hitam Orthodox, Pabrik Tobasari tampil sebagai salah satu bintang dengan meraih Juara 1 kategori Broken Pekoe (BP). Prestasi ini melengkapi capaian Pabrik Bah Butong yang konsisten menempati posisi runner-up di tiga kategori sekaligus, yakni BP, BOP, dan BOPF.

Untuk sistem pengolahan teh hitam Crushing, Tearing, and Curling (CTC), PTPN IV PalmCo juga menunjukkan dominasi yang tidak kalah mengesankan. Sistem CTC dikenal menghasilkan teh dengan warna seduhan pekat dan rasa kuat, yang menjadi favorit pasar ekspor maupun domestik.

"Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim di lapangan, mulai dari pemeliharaan tanaman, pemetikan, hingga proses pengolahan di pabrik. Anomali cuaca menjadi tantangan tersendiri, namun kami terus menjaga standar mutu," ujar perwakilan manajemen PTPN IV PalmCo.

Kronologi dan Makna Strategis Kemenangan

  1. Pendaftaran dan seleksi: Puluhan produsen teh dari berbagai daerah mengirimkan sampel terbaik mereka untuk dinilai dewan juri ATI.
  2. Penjurian ketat: Sampel dinilai berdasarkan parameter warna seduhan, aroma, rasa, dan penampakan fisik teh kering.
  3. Pengumuman pemenang: PTPN IV PalmCo keluar sebagai salah satu peraih gelar terbanyak dengan total 14 penghargaan.
  4. Penyerahan hadiah: Digelar di puncak acara NTC 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

National Tea Competition sendiri merupakan agenda tahunan yang menjadi tolok ukur kualitas teh nasional. Ajang ini mempertemukan produsen besar maupun kecil, sekaligus menjadi ruang promosi bagi produk teh Indonesia di pasar global.

Konsistensi Mutu di Tengah Tekanan Iklim

Prestasi PTPN IV PalmCo dinilai kian bermakna karena diperoleh di tengah tekanan anomali cuaca yang mempengaruhi produktivitas dan kualitas pucuk teh. Perubahan pola hujan, suhu ekstrem, serta gangguan hama menjadi tantangan nyata bagi para petani dan pabrik pengolahan.

Meski demikian, perusahaan terus melakukan berbagai upaya mitigasi, mulai dari peremajaan tanaman, penerapan teknologi pengolahan modern, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat kebun.

Dengan tambahan 14 gelar ini, PTPN IV PalmCo semakin memantapkan posisinya sebagai salah satu pemain utama industri teh nasional. Capaian tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan daya saing teh Indonesia, baik di pasar domestik maupun internasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS pandu-rangga

Reporter Bencana. Spesialisasi mitigasi bencana dan tanggap darurat.

Comments (0)

User