PANGKALPINANG, Beritatercepat.com — Emiten produsen timah terkemuka di Indonesia, PT Timah (Persero) Tbk (TINS), resmi mengumumkan peta jalan strategis ekspansi pangsa pasar internasional. Perusahaan pelat merah ini bersiap memperluas jangkauan ekspor komoditas logam timah ke pasar baru di Filipina dan Inggris pada 2026, serta menargetkan penetrasi kawasan Timur Tengah pada 2027 mendatang.
Langkah ekspansif ini merupakan bagian dari diversifikasi pasar global perseroan untuk merespons meningkatnya permintaan logam timah olahan di sektor industri teknologi tinggi, manufaktur elektronik, dan energi terbarukan global.
Roadmap Penetrasi Pasar Global PT Timah
Dalam rencana strategis jangka menengah, manajemen PT Timah membagi tahapan ekspansi pasar luar negeri secara bertahap guna memastikan kestabilan rantai pasok dan serapan produksi nasional:
- Fase Konsolidasi Operasional (2025): Optimalisasi kapasitas peleburan timah berbasis Top Submerged Lance (TSL) Ausmelt Furnace di Bangka Barat untuk memastikan spesifikasi logam memenuhi standar ramah lingkungan global.
- Ekspansi Tahap I ke Asia Tenggara & Eropa (2026): Memulai pengiriman komersial ke Filipina sebagai salah satu pusat manufaktur semikonduktor regional, serta memperkuat distribusi ke Inggris untuk menyuplai sektor dirgantara dan otomotif.
- Ekspansi Tahap II ke Kawasan Timur Tengah (2027): Menargetkan pasar Timur Tengah yang tengah gencar melakukan transformasi ekonomi non-minyak dan pembangunan infrastruktur berskala masif.
"Diversifikasi pasar ekspor menjadi kunci penting untuk memperkuat ketahanan neraca perdagangan BUMN di tengah fluktuasi harga komoditas dunia. Kami ingin memastikan produk logam timah Indonesia memiliki nilai tambah optimal dan jaringan pasar yang kokoh di berbagai benua," ungkap pernyataan resmi perseroan.
Peluang Permintaan dan Hilirisasi Industri
Permintaan timah olahan murni diproyeksikan terus meningkat seiring percepatan transisi energi hijau di tingkat internasional. Sebagai komponen utama dalam industri solder elektronik, baterai kendaraan listrik, dan panel surya, peran timah Indonesia sangat vital bagi rantai pasok dunia.
Ekspansi pasar ke Filipina dinilai sangat strategis mengingat negara tersebut memiliki basis perakitan chip dan papan sirkuit terpadu (PCB) yang bertumbuh pesat. Sementara itu, pasar Inggris diproyeksikan menjadi pintu masuk penguatan citra produk timah dengan standar tata kelola pertambangan berkelanjutan (ESG - Environmental, Social, and Governance).
Berikut sejumlah pilar keunggulan produk yang dibawa PT Timah ke pasar global:
- Kadar Kemurnian Tinggi: Logam timah batangan dengan tingkat kemurnian mencapai 99,99% (Low Lead).
- Kepatuhan Lacak Balak: Memiliki sertifikasi pelacakan asal-usul mineral yang bebas dari sengketa dan kerusakan ekosistem.
- Efisiensi Pengiriman: Dukungan logistik maritim terintegrasi dari pusat produksi di Kepulauan Bangka Belitung ke pelabuhan internasional.
Melalui rencana terukur hingga 2027, PT Timah optimistis dapat meningkatkan kontribusi devisa negara serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam ekosistem mineral kritis dunia.
Comments (0)