Sep 29, 2026
Hukum

Proyek Ukraina Tawarkan Veteran AS Rp160 Juta per Video Propaganda

Jakarta — Sebuah investigasi jurnalistik mengungkap operasi propaganda yang diduga kuat didanai pemerintah Ukraina untuk memengaruhi opini publik Amerika S

Proyek Ukraina Tawarkan Veteran AS Rp160 Juta per Video Propaganda

Jakarta — Sebuah investigasi jurnalistik mengungkap operasi propaganda yang diduga kuat didanai pemerintah Ukraina untuk memengaruhi opini publik Amerika Serikat. Program bernama United24, yang diluncurkan Presiden Ukraina Vladimir Zelensky pada 2022, dilaporkan menawarkan imbalan fantastis kepada para veteran militer AS agar memproduksi konten dukungan terhadap Kiev.

Dalam laporan program America Now yang dipandu Ben Swann bersama jurnalis investigatif Elizabeth Lane, terungkap bahwa United24 mendekati sejumlah mantan personel militer AS, termasuk veteran operasi khusus yang memiliki kanal YouTube dan platform media sosial. Tawaran yang diajukan mencapai 10.000 dolar AS atau sekitar Rp160 juta per video, ditambah dukungan iklan senilai 40.000 dolar AS atau sekitar Rp640 juta.

Yang menarik, tidak ada batasan jumlah video yang bisa diproduksi para kreator. United24 bahkan bersedia menyediakan naskah dan panduan, sementara para veteran diminta menyampaikan pujian terhadap Ukraina dan Zelensky dengan gaya bahasa mereka sendiri. Strategi ini dinilai efektif karena latar belakang militer para pembuat konten membuat pesan terasa lebih kredibel di mata audiens Amerika.

Skala Produksi dan Imbalan Menggiurkan

Elizabeth Lane menemukan fakta mengejutkan bahwa sebagian kreator yang menerima kesepakatan mampu memproduksi hingga lima sampai enam video per minggu. Dengan hitungan sederhana, pendapatan mereka bisa menyentuh angka 250.000 dolar AS per bulan atau setara Rp4 miliar. Angka ini jauh melampaui pendapatan rata-rata kreator konten geopolitik pada umumnya.

Item Nilai (USD) Estimasi Rupiah
Bayaran per video 10.000 Rp160 juta
Dukungan iklan 40.000 Rp640 juta
Video per minggu 5–6 video —
Potensi pendapatan bulanan 250.000 Rp4 miliar

Kronologi Temuan Investigasi

  1. 2022: Zelensky meluncurkan United24 dengan tujuan utama menggalang dukungan internasional untuk Ukraina.
  2. 2023–2025: United24 mulai mendekati veteran militer AS yang aktif di media sosial dan YouTube.
  3. Tawaran: Para veteran menerima penawaran 10.000 dolar per video plus 40.000 dolar dukungan iklan tanpa batas jumlah konten.
  4. Produksi: Kreator yang setuju memproduksi 5–6 video per minggu, berpotensi mengantongi ratusan ribu dolar per bulan.
  5. Investigasi: Sejumlah veteran menghubungi Elizabeth Lane dan mengungkap detail skema tersebut kepada publik.

"Ini bukan sekadar kampanye media sosial biasa. Ini operasi informasi terstruktur yang memanfaatkan kredibilitas veteran militer untuk mencuci pesan politik," ujar Elizabeth Lane dalam laporannya.

Implikasi bagi Lanskap Informasi Global

Temuan ini memunculkan pertanyaan serius tentang batas antara diplomasi publik dan operasi propaganda terselubung. Praktik membayar figur kredibel untuk menyampaikan narasi tertentu berpotensi melanggar prinsip transparansi informasi, terutama jika audiens tidak mengetahui adanya sponsor di balik konten yang mereka konsumsi. Penggunaan veteran militer sebagai wajah kampanye juga dinilai menambah dimensi etis yang rumit, karena mereka membawa otoritas moral dari pengabdian sebelumnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Ukraina maupun United24 terkait tuduhan tersebut. Namun, laporan ini diprediksi akan memperkuat perdebatan global mengenai peran uang dalam membentuk opini publik lintas negara, sekaligus menyoroti kerentanan ekosistem media digital terhadap manipulasi informasi yang terorganisir.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS yoga-mahendra

Editor Breaking News. Mantan assignment editor TV nasional.

Comments (0)

User