Pria Paruh Baya di Bogor Ditangkap Usai Lecehkan Driver Ojol yang Tengah Menanti Penumpang
BOGOR — Jajaran Polsek Bogor Tengah mengamankan seorang pria paruh baya berinisial H (56) terkait kasus pelecehan seksual sesama jenis di area Taman Malabar, Kota Bogor, Jawa Barat. Korban diketahu
BOGOR — Jajaran Polsek Bogor Tengah mengamankan seorang pria paruh baya berinisial H (56) terkait kasus pelecehan seksual sesama jenis di area Taman Malabar, Kota Bogor, Jawa Barat. Korban diketahui seorang pengemudi ojek online (ojol) yang sedang duduk sendirian menunggu pesanan dari calon penumpang.
Penangkapan itu dikonfirmasi langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Bogor Tengah, Ipda Budi Setiawan, dalam keterangan yang diterima Beritatercepat.com, Selasa (23/6/2026). Budi menjelaskan peristiwa memilukan tersebut terjadi di sekitar Taman Lansia, Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah.
"Yang bersangkutan (korban) merupakan ojek online dan berada di sekitar Taman Lansia di Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah," ujar Ipda Budi Setiawan.
Berdasarkan kronologi yang dihimpun tim media kami, korban mulanya beristirahat di bangku taman sembari menanti notifikasi order dari aplikasi. Situasi yang lengang dimanfaatkan pelaku untuk mendekati korban. Tanpa perlawanan berarti dari korban yang terkejut, pelaku H melancarkan aksi pencabulan. Setelah insiden berlangsung, korban segera melapor ke pihak kepolisian setempat.
Mendapat laporan itu, Unit Reskrim Polsek Bogor Tengah langsung bergerak melakukan penyelidikan. H hanya butuh waktu singkat untuk mengamankan pelaku. Hingga kini, H masih menjalani pemeriksaan intensif di ruang penyidik. Barang bukti dan keterangan saksi-saksi di lokasi terus dikumpulkan untuk memperkuat berkas perkara.
Kendati belum merilis pasal yang disangkakan secara detail, polisi memastikan pelaku akan dijerat dengan undang-undang tindak pidana kesusilaan. Sementara itu, korban yang sehari-hari menggantungkan hidup dari penghasilan ojol dikabarkan mengalami tekanan psikologis dan trauma mendalam akibat kejadian tersebut.
Insiden ini menambah daftar panjang kerentanan yang dihadapi pengemudi ojol saat berada di ruang publik, terutama ketika mereka lengah dan menunggu order di tempat-tempat sepi. Beritatercepat.com akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memastikan korban mendapatkan pendampingan hukum maupun psikologis yang layak.
Comments (0)