BARU SAJA! Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Damkar, dan kepolisian akhirnya berhasil mengevakuasi seorang pria warga negara Aljazair yang nekat berendam di Danau Sunter, Jakarta Utara, sejak pagi hari. Pria tersebut diketahui ngotot menolak dievakuasi dan baru bersedia keluar dari air setelah negosiasi panjang selama lebih dari tiga jam pada malam hari.
Peristiwa ini menarik perhatian warga sekitar yang sejak siang menyaksikan aksi pria asing tersebut berendam di danau yang dikenal keruh dan berbahaya. Saksi mata melaporkan bahwa pria tersebut tampak melakukan semacam ritual mandi dan mengabaikan imbauan petugas. Tim gabungan yang tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB langsung berupaya membujuknya, namun pria Aljazair itu tetap bergeming dan terus berendam.
Negosiasi Alot Berjam-jam
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Petugas harus bernegosiasi dengan pria tersebut yang menggunakan bahasa Inggris bercampur Arab. Ia mengaku sedang melakukan ritual pembersihan diri dan tidak mau diganggu. Negosiasi memakan waktu lebih dari tiga jam, di mana petugas mencoba berbagai pendekatan psikologis. Akhirnya, pada pukul 19.30 WIB, pria tersebut bersedia keluar dari danau setelah dijanjikan akan diberikan bantuan medis dan tempat istirahat.
"Kami harus bersabar karena ia menunjukkan resistensi yang kuat. Tidak ada kekerasan, hanya pendekatan persuasif," ujar Kepala Satpol PP Jakarta Utara yang memimpin evakuasi. Pria Aljazair itu kemudian langsung dibawa ke posko kesehatan untuk diperiksa kondisinya.
Kronologi Kejadian
Menurut informasi yang dihimpun, pria tersebut pertama kali terlihat berendam di Danau Sunter sekitar pukul 09.00 WIB. Warga yang curiga melaporkan kejadian ini ke pihak kelurahan. Tim gabungan kemudian diterjunkan setelah pria tersebut tidak mau keluar meski sudah diimbau. Selama berendam, ia sesekali menyelam dan memercikkan air ke tubuhnya seperti sedang melakukan ritual keagamaan. Beberapa warga sempat merekam aksinya dan videonya viral di media sosial.
Kejadian ini sempat menimbulkan kekhawatiran karena Danau Sunter dikenal memiliki kedalaman hingga 5 meter dan banyak sampah. Petugas juga menyiagakan perahu karet dan alat apung untuk antisipasi jika terjadi keadaan darurat. Beruntung, pria tersebut tampak bisa berenang dengan baik sehingga tidak terjadi insiden tenggelam.
Fakta Cepat
- Lokasi: Danau Sunter, Jakarta Utara
- Waktu kejadian: Pagi hingga malam hari (09.00โ19.30 WIB)
- Durasi negosiasi: Lebih dari 3 jam
- Tim gabungan: Satpol PP, Damkar, Polisi, dan Dinas Kesehatan
- Kondisi pria: Stabil, menjalani pemeriksaan medis
Reaksi Warga dan Pihak Berwenang
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian ini mengaku heran dengan perilaku pria Aljazair tersebut. "Dia seperti kerasukan, tidak mau dengar kata-kata. Kami takut terjadi apa-apa, makanya lapor," kata seorang saksi mata. Pihak kedutaan besar Aljazair di Jakarta juga telah dikonfirmasi dan akan membantu proses selanjutnya.
Pemerintah Jakarta Utara mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas berbahaya di danau. "Danau Sunter bukan tempat untuk berendam atau ritual. Kami akan meningkatkan patroli," tegas Camat setempat. Peristiwa ini menjadi peringatan bagi warga asing yang tinggal di Indonesia untuk menghormati aturan setempat.
Kondisi Terkini
Hingga berita ini diturunkan, pria Aljazair tersebut masih dalam observasi petugas kesehatan. Ia diperkirakan mengalami kelelahan dan dehidrasi setelah berendam seharian. Tidak ada laporan pelanggaran hukum yang dikenakan, namun pihak imigrasi akan memeriksa status visa-nya. Evakuasi ini berjalan lancar tanpa kericuhan, dan situasi di Danau Sunter kini telah kembali normal.
Perkembangan lebih lanjut masih akan diinformasikan. Tim Beritatercepat akan terus memantau kasus ini. Tetap di Beritatercepat untuk update terbaru.
Comments (0)