BREAKING — KH Afifuddin Amah Muafa atau yang akrab dipanggil Gus Kikin resmi menandatangani Kontrak Jam'iyyah Nahdlatul Ulama seusai ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU periode 2025-2030. Penandatanganan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Minggu (26/1).
Momen bersejarah ini terjadi seusai prosesi penutupan Muktamar ke-35 NU yang berlangsung selama tiga hari. Ribuan warga nahdliyin hadir langsung di lokasi acara untuk menyaksikan prosesi pelantikan tersebut.
Prosesi Penandatanganan Kontrak Jam'iyyah
Gus Kikin menandatangani dokumen Kontrak Jam'iyyah di atas podium utama dengan disaksikan seluruh hadirin. Dokumen berisi komitmen tertulis terkait tanggung jawab dan kewajiban sebagai nahkoda organisasi Islam terbesar di Indonesia.
Kontrak Jam'iyyah merupakan tradisi sakral dalam organisasi NU. Dokumen ini menjadi simbol janji setia pemimpin terhadap seluruh warga nahdliyin dan ajaran Islam ahlussunnah wal jamaahan.
- Gus Kikin ditetapkan sebagai Ketum PBNU ke-17
- Penandatanganan berlangsung di Ponpes Bahrul Ulum, Jombang
- Prosesi disaksikan ribuan warga nahdliyin
- Muktamar ke-35 NU berlangsung selama tiga hari
Profil Gus Kikin, Putra NU Jombang
Gus Kikin lahir di Jombang, Jawa Timur, dan merupakan cucu dari KH Abdul Wahid Hasjim, salah satu pendiri NU. Ia memiliki pengalaman panjang dalam struktur organisasi NU, termasuk menjabat sebagai Rais Syuriyah PBNU.
Sebelum ditetapkan sebagai Ketum PBNU, Gus Kikin dikenal aktif di berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Rekaman jejaknya di tubuh organisasi menjadikannya figur yang dihormati di kalangan nahdliyin.
Proses penetapan berlangsung melalui mekanisme musyawarah mufakat dalam forum Muktamar. Tidak ada pencalonan resmi karena Muktamar menggunakan sistem musyawarah untuk menentukan pemimpin tertinggi organisasi.
Respons Warga Nahdliyin
Para hadirin menyambut prosesi penandatanganan dengan tepuk tangan meriah. Beberapa ulama senior hadir langsung untuk memberikan dukungan dan doa restu kepada Gus Kikin.
Para kyai dan habaib yang hadir menyatakan optimismenya terhadap kepemimpinan Gus Kikin. Mereka berharap organisasi NU bisa semakinsolid dan memberikan manfaat bagi umat Islam di seluruh Indonesia.
UPDATE — Acara pelantikan dan penandatanganan Kontrak Jam'iyyah berlangsung khidmad tanpa kendala berarti. Seluruh rangkaian prosesi berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Comments (0)