Pramono Beberkan Proyek Baru DKI Usai Temui Teddy, Resmi dalam Waktu Dekat
JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung baru saja mengonfirmasi deretan proyek baru di ibu kota yang siap diresmikan dalam waktu dekat. Pernyataan ini muncul langsung setelah pertemuan tertutup...
JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung baru saja mengonfirmasi deretan proyek baru di ibu kota yang siap diresmikan dalam waktu dekat. Pernyataan ini muncul langsung setelah pertemuan tertutup dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy pada Selasa sore (27/7).
Pramono menyebut proyek-proyek tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan pemerintah pusat. Peresmian akan dilakukan secara serentak sebagai simbol kolaborasi pembangunan.
Deretan Proyek Siap Diresmikan
Menurut Pramono, sedikitnya lima proyek besar bakal diresmikan. Revitalisasi Kali Besar menjadi yang paling disorot. Proyek ini menelan anggaran Rp1,2 triliun dan akan mengubah kawasan bersejarah menjadi ruang publik modern. Selain itu, pembangunan 12 ruas jalur sepeda baru sepanjang total 45 kilometer juga rampung lebih cepat dari jadwal.
Berikut daftar proyek yang akan diresmikan:
- Revitalisasi Kali Besar kawasan Kota Tua
- Jalur sepeda baru rute Sudirman-MH Thamrin hingga Senayan
- Rusunawa terintegrasi di Pasar Minggu (2.500 unit)
- Pembangunan ulang Pasar Jatinegara
- Sistem pengolahan air limbah (SPALD) terbesar se-Jakarta
Pramono menegaskan peresmian akan dilakukan langsung oleh Presiden RI dan Gubernur DKI. "Ini bukan sekadar seremoni. Ini bukti bahwa Jakarta bergerak cepat," ujarnya singkat.
Kolaborasi Pusat-DKI Meningkat
Pertemuan dengan Seskab Teddy menjadi titik puncak koordinasi intensif dua bulan terakhir. Sumber internal menyebut pembahasan menyentuh detail teknis, termasuk skema pendanaan APBN dan APBD. Teddy dikabarkan memberikan lampu hijau penuh untuk percepatan proyek yang sempat tertunda.
Pemerintah pusat akan menanggung 40 persen biaya total proyek, senilai sekitar Rp2,8 triliun. Sisa pendanaan berasal dari APBD DKI dan skema kerja sama swasta.
Dampak Langsung ke Warga
Pengamat tata kota, Andi Ramadhan, menilai langkah ini strategis. "Revitalisasi dan infrastruktur baru akan mengurangi kemacetan dan meningkatkan kualitas hidup warga," katanya. Jalur sepeda baru, misalnya, diprediksi mengalihkan 7 persen pengguna kendaraan bermotor di koridor utama.
Warga pun antusias. Siti (34), pedagang di kawasan Kota Tua, berharap proyek Kali Besar mendongkrak kunjungan wisatawan. "Kalau kawasan bersih dan modern, pasti banyak yang datang," ucapnya.
Jadwal Peresmian
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peresmian akan digelar pada minggu kedua Agustus 2026. Undangan sudah disebar ke sejumlah pejabat tinggi. Keamanan pun disiagakan dengan melibatkan 1.500 personel gabungan.
Pramono memastikan tidak ada penundaan lagi. "Semua sudah final. Tinggal hitung hari," tegasnya.
UPDATE: Kepala Dinas Bina Marga DKI menambahkan bahwa seluruh proyek telah melalui uji kelayakan dan siap digunakan publik.
Comments (0)