Aug 31, 2026
breaking

Prajurit TNI Tewas Tertembak Saat Gerebek Bandar Narkoba Bireuen

BARU SAJA – Seorang anggota Tentara Nasional Indonesia dari satuan Polisi Militer Angkatan Darat (POM AD) dilaporkan gugur dalam tugas. Insiden berdarah ini terjadi saat operasi gabungan penangkapan...

Prajurit TNI Tewas Tertembak Saat Gerebek Bandar Narkoba Bireuen

BARU SAJA – Seorang anggota Tentara Nasional Indonesia dari satuan Polisi Militer Angkatan Darat (POM AD) dilaporkan gugur dalam tugas. Insiden berdarah ini terjadi saat operasi gabungan penangkapan seorang bandar narkoba di Bireuen, Aceh, pada Kamis dini hari.

Pratu Galuh Nugraha, prajurit muda yang bertugas di POM AD, tewas setelah mengalami luka tembak serius. Tim gabungan TNI-Polri saat itu sedang melakukan penggerebekan di sebuah lokasi yang diduga menjadi markas pengedar narkotika skala besar. Namun, operasi mendadak berubah menjadi baku tembak sengit ketika target melakukan perlawanan bersenjata.

Kronologi Penangkapan yang Berujung Maut

Menurut keterangan saksi mata di lapangan, suara letusan senjata terdengar berkali-kali dari dalam rumah target operasi. Diduga kuat bandar narkoba tersebut tidak sendirian; ia bersama kaki tangannya melepaskan tembakan ke arah petugas yang berusaha masuk. Pratu Galuh terkena peluru di bagian vital dan segera dievakuasi ke fasilitas medis terdekat. Nyawanya tidak tertolong meski tim dokter telah berupaya maksimal.

“Kami kehilangan seorang prajurit terbaik. Peristiwa ini menjadi tamparan keras bahwa perang melawan narkoba adalah perang sungguhan,” ujar seorang perwira yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diturunkan, aparat masih melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap bandar berserta komplotannya. Situasi di sekitar lokasi kejadian dilaporkan masih siaga satu.

Respons dan Duka Mendalam

Kabar duka ini langsung menyebar di kalangan militer. Pratu Galuh Nugraha dikenal sebagai personel yang disiplin dan berdedikasi tinggi. Jenazahnya akan diterbangkan ke kampung halaman untuk dimakamkan secara militer setelah prosesi penghormatan terakhir di kesatuannya.

Operasi ini merupakan bagian dari perintah langsung Panglima TNI untuk memberantas jaringan narkoba yang kian merajalela di Aceh. Barang bukti yang diamankan dari lokasi kejadian, termasuk senjata api ilegal, akan diungkap dalam konferensi pers mendatang.

UPDATE: Tim investigasi gabungan saat ini tengah mengumpulkan keterangan dari rekan-rekan korban dan warga sekitar. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi tidak resmi yang dapat mengganggu proses penegakan hukum.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User