Sep 17, 2026
Nasional

Prabowo Yakin Kehadiran PT DSI Dongkrak Pendapatan Negara 30 Persen

BOGOR, Beritatercepat.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan optimisme tinggi terkait prospek fiskal dan perekonomian nasional. Ke

Prabowo Yakin Kehadiran PT DSI Dongkrak Pendapatan Negara 30 Persen

BOGOR, Beritatercepat.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan optimisme tinggi terkait prospek fiskal dan perekonomian nasional. Kepala Negara meyakini bahwa kehadiran serta optimalisasi operasional PT DSI akan menjadi katalis utama dalam mendongkrak pendapatan negara hingga mencapai 30 persen dalam beberapa tahun ke depan.

Pernyataan strategis tersebut diutarakan Presiden Prabowo dalam forum dialog ekonomi yang dihadiri oleh jajaran menteri kabinet, pakar ekonomi, serta perwakilan media nasional. Langkah ini menjadi bagian integral dari cetak biru akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional menuju target delapan persen.

Kronologi Transformasi dan Penguatan Ekosistem BUMN

Pemerintah merancang konsolidasi aset strategis negara melalui pembentukan dan optimalisasi entitas pengelola investasi guna menekan kebocoran fiskal sekaligus meningkatkan efisiensi dividen negara. Berikut rangkaian langkah kebijakan transformasi tersebut:

  1. Konsolidasi Tata Kelola Aset (Tahap Awal): Pemerintah memetakan potensi devisa dan laba dari sektor-sektor industri strategis yang sebelumnya belum terintegrasi optimal.
  2. Penguatan Peran Entitas Pengelola: PT DSI ditempatkan sebagai motor penggerak investasi terarah guna mempercepat proses hilirisasi sumber daya alam dan komoditas unggulan.
  3. Realisasi Target Pendapatan: Integrasi ini diproyeksikan mulai menyumbang peningkatan signifikan pada kas negara secara bertahap hingga menyentuh margin 30 persen.
"Dengan integrasi aset dan pengelolaan investasi yang profesional melalui instrumen strategis seperti PT DSI, kita meyakini pendapatan Republik Indonesia mampu meningkat hingga 30 persen. Potensi ekonomi kita sangat masif apabila dikelola secara terpadu, transparan, dan berani mengambil langkah hilirisasi penuh," tegas Presiden Prabowo.

Strategi Hilirisasi dan Optimalisasi Fiskal Nasional

Kenaikan pendapatan negara sebesar 30 persen tersebut ditargetkan bersumber dari diversifikasi penerimaan non-pajak, penerimaan dividen BUMN yang lebih sehat, serta pembentukan nilai tambah pada sektor energi dan mineral. Selama ini, penerimaan negara dinilai belum mencapai potensi maksimal akibat rantai nilai industri yang masih mengandalkan ekspor bahan mentah.

Untuk memastikan target ambisius ini tercapai tanpa membebani masyarakat, pemerintah menerapkan beberapa pilar kebijakan utama:

  • Hilirisasi Sektor Sumber Daya Alam: Menutup keran ekspor mentah dan mewajibkan pengolahan domestik bernilai tambah tinggi.
  • Digitalisasi Penerimaan dan Tata Kelola: Menerapkan sistem pemantauan terintegrasi untuk memangkas inefisiensi birokrasi dan kebocoran anggaran.
  • Sinergi Investasi Global: Membuka ruang kolaborasi strategis dengan investor global bermitra bersama entitas nasional terpilih.

Ekonom senior menilai target lompatan penerimaan 30 persen merupakan sinyal positif bagi kesinambungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dengan likuiditas fiskal yang semakin kuat, pemerintah memiliki ruang belanja yang lebih leluasa untuk membiayai program perlindungan sosial, swasembada pangan, penguatan infrastruktur dasar, dan peningkatan kualitas pendidikan nasional.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan integrasi tata kelola investasi melalui PT DSI akan mendongkrak penerimaan negara secara signifikan. Baca ulasan mendalamnya di Beritatercepat.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User