Prabowo Ungkap Biang Kerok Kemiskinan: Korupsi-Penyelundupan!

Jakarta - Masalah kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah. Presiden Prabowo Subianto secara tegas menyatakan bahwa kemiskinan merupakan tantangan utama yang menghambat pertum

Jul 08, 2026 - 00:25
0 0
Prabowo Ungkap Biang Kerok Kemiskinan: Korupsi-Penyelundupan!

Jakarta - Masalah kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah. Presiden Prabowo Subianto secara tegas menyatakan bahwa kemiskinan merupakan tantangan utama yang menghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dalam sebuah pernyataan tegas, ia mengungkap akar persoalan sesungguhnya di balik penderitaan rakyat.

Menurut Prabowo, kemiskinan yang membelenggu sebagian masyarakat bukanlah sekadar fenomena ekonomi biasa. Kondisi memprihatinkan ini merupakan akibat langsung dari maraknya kegiatan ekonomi gelap dan ilegal yang menggerogoti kekayaan negara. Ia menyoroti dua faktor utama yang menjadi biang kerok, yaitu praktik korupsi dan aksi penyelundupan.

"Tantangan masih besar. Rakyat kita masih menderita kemiskinan dan kemiskinan ini adalah akibat langsung dari korupsi, dari penyelundupan, dan dari kegiatan-kegiatan ekonomi ilegal," ujar Prabowo pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (1/7/2026) kemarin.

Pernyataan tersebut dilontarkan dalam momen strategis di hadapan jajaran kepolisian. Ini menegaskan bahwa upaya pengentasan kemiskinan tidak bisa dilepaskan dari penegakan hukum yang tegas terhadap kejahatan ekonomi. Dalam laporan media kami sebelumnya, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan di Indonesia masih berada di angka yang membutuhkan penanganan serius, meskipun berbagai program bantuan sosial terus digelontorkan. Prabowo tampaknya ingin mengalihkan fokus narasi dari sekadar memberikan bantuan menjadi upaya memutus mata rantai kebocoran anggaran.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa kegiatan ilegal seperti penyelundupan dan korupsi sistematis telah menciptakan ketidakadilan struktural. Alih-alih dinikmati oleh rakyat banyak, hasil sumber daya alam justru menguap ke tangan segelintir pihak tak bertanggung jawab. Hal ini tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga mematikan kesempatan rakyat kecil untuk bangkit secara ekonomi.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 itu pun menjadi panggung bagi Prabowo untuk meminta komitmen penuh aparat penegak hukum. Ia mengingatkan bahwa tugas polisi tidak hanya menjaga keamanan konvensional, tetapi juga menjadi benteng terdepan dalam mengamankan anggaran negara. Tanpa pemberantasan radikal terhadap korupsi dan penyelundupan, kemiskinan akan terus menjadi siklus abadi yang sulit diputus.

Pengamat ekonomi dari media kami mencatat, praktik penyelundupan di sektor kelautan dan perbatasan memang kerap menjadi lubang hitam penerimaan negara. Hilangnya potensi pendapatan dari pajak dan bea cukai secara langsung mengurangi kapasitas fiskal pemerintah untuk membangun infrastruktur dan layanan publik bagi warga miskin. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintahan Prabowo dengan institusi keamanan menjadi kunci utama untuk mewujudkan visi Indonesia yang bebas dari jerat kemiskinan struktural.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Editor Politik. Editor politik breaking dengan update cepat.

Comments (0)

User