Polri Gelar Penggeledahan di Delapan Lokasi, Kafe de'Clan Ikut Disasar

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya bersama Kortas Tipikor Polri melakukan serangkaian penggeledahan di delapan lokasi berbeda pada Rabu (8/7/2026). Langkah ini merupa

Jul 08, 2026 - 18:05
0 0
Polri Gelar Penggeledahan di Delapan Lokasi, Kafe de'Clan Ikut Disasar

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya bersama Kortas Tipikor Polri melakukan serangkaian penggeledahan di delapan lokasi berbeda pada Rabu (8/7/2026). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan tiga kasus dugaan tindak pidana korupsi yang tengah diusut oleh aparat penegak hukum.

Dua dari delapan lokasi yang menjadi sasaran penggeledahan adalah Cafe de'Clan dan Coin Money Changer, keduanya berada di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Aktivitas penyidik di dua titik tersebut menjadi sorotan karena dilakukan secara terbuka di hadapan awak media.

"Langkah-langkah yang kami lakukan pada hari ini, kami melakukan upaya di dalam pemenuhan alat bukti di kira-kira delapan lokasi yang kami lakukan penggeledahan. Yang mana di hadapan rekan-rekan hari ini kami melakukan di dua titik, yaitu Cafe de'Clan dan juga Coin Money Changer,"

ujar Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Victor Dean Mackbon, kepada wartawan di lokasi penggeledahan.

Kombes Victor menegaskan bahwa penggeledahan ini merupakan bagian dari strategi penyidik untuk mengumpulkan alat bukti yang dibutuhkan dalam mengungkap tiga perkara korupsi yang sedang ditangani. Meski demikian, ia belum merinci secara detail kasus-kasus yang dimaksud, termasuk pihak-pihak yang diduga terlibat maupun nilai kerugian negara yang ditimbulkan.

Kehadiran aparat di Cafe de'Clan dan Coin Money Changer memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan keterkaitan tempat-tempat tersebut dengan aliran dana hasil tindak pidana korupsi. Penggeledahan di lokasi penukaran uang asing dan tempat usaha hiburan menandakan bahwa penyidik tengah menelusuri jejak transaksi keuangan yang diduga berkaitan dengan perkara yang diusut.

Sebelumnya, pihak kepolisian telah memberikan peringatan tegas kepada siapa pun yang mencoba menghalangi proses penggeledahan ini. Langkah antisipatif tersebut diambil untuk memastikan kelancaran penyidikan dan mencegah potensi perusakan atau penghilangan barang bukti yang dapat merugikan proses hukum.

Hingga berita ini diturunkan, tim penyidik masih terus bekerja di sejumlah lokasi untuk menyita dokumen, perangkat elektronik, dan barang bukti lain yang relevan. Polri berkomitmen menuntaskan ketiga kasus dugaan korupsi ini secara transparan dan profesional. Informasi lengkap mengenai perkembangan penyidikan akan disampaikan kemudian oleh Beritatercepat.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
pandu-rangga

Editor Ekonomi. Editor ekonomi breaking dan update pasar terkini.

Comments (0)

User