Polisi Uji Keaslian 74 Kg Emas Sitaan Kasus Korupsi Eks Jampidsus
JAKARTA, 14 Juli 2026 — BARU SAJA: Polda Metro Jaya bersama PT Pegadaian melaksanakan pemeriksaan kadar dan keaslian 74 kilogram emas batangan yang disita dari kasus dugaan korupsi mantan Jaksa Agun...
JAKARTA, 14 Juli 2026 — BARU SAJA: Polda Metro Jaya bersama PT Pegadaian melaksanakan pemeriksaan kadar dan keaslian 74 kilogram emas batangan yang disita dari kasus dugaan korupsi mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Ini merupakan langkah krusial dalam penyidikan yang mengguncang kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Fakta Kunci Penyitaan
- Total emas disita: 74 kilogram dalam bentuk batangan dan perhiasan.
- Lokasi penggeledahan: 12 titik berbeda di Jakarta, Bogor, dan Bandung.
- Tersangka utama: Febrie Adriansyah, eks Jampidsus kini ditahan.
- Pihak terlibat: Penyidik Polda Metro Jaya dan tim ahli PT Pegadaian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemeriksaan kadar emas dilakukan untuk memastikan nilai ekonomi barang bukti sekaligus mengonfirmasi kemurnian logam mulia yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi. "Kerja sama dengan Pegadaian sangat penting untuk uji keaslian dan kadar. Hasilnya akan menjadi bagian vital dari berkas perkara," ujar seorang penyidik yang enggan disebutkan namanya.
Kronologi Penggeledahan
Serangkaian penggeledahan dimulai pada Senin dini hari setelah penyidik memperoleh informasi valid tentang aliran dana dan aset. Lokasi pertama yang digeledah adalah rumah pribadi Febrie di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Di sana, petugas menemukan brankas berisi emas batangan dan uang tunai Rp2 miliar. Selanjutnya, penggeledahan meluas ke apartemen anak buahnya dan gudang penyimpanan di Karawaci, Tangerang. Total 12 titik diperiksa, dan di salah satu gudang itulah 74 kg emas dikumpulkan dari beberapa brankas berbeda.
Penggeledahan Skala Besar
Tim penyidik telah melakukan operasi tanpa henti selama 48 jam. Dari seluruh lokasi, puluhan barang bukti lain turut diamankan, termasuk dokumen keuangan, kendaraan mewah, dan uang tunai dalam jumlah besar. Namun, penemuan 74 kg emas menjadi sorotan utama karena nilai yang diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah. Seorang saksi mata di salah satu lokasi penggeledahan, yang meminta namanya dirahasiakan, mengaku melihat petugas keluar dengan tas besar yang dikawal ketat. "Mereka seperti mengangkut sesuatu yang sangat berat dan berharga," katanya.
Perkembangan Terkini
Hingga berita ini diturunkan, proses uji kadar emas masih berlangsung di laboratorium mobile PT Pegadaian yang didirikan di Mapolda Metro Jaya. Hasil sementara menunjukkan bahwa sebagian besar emas memiliki kadar di atas 90 persen, mengindikasikan kemurnian tinggi. Namun, penyidik belum memberikan pernyataan resmi karena menunggu laporan lengkap dalam 2x24 jam ke depan.
Kasus ini terus bergulir. Publik menantikan transparansi penyidikan mengingat posisi strategis Febrie Adriansyah di masa lalu. Polda Metro Jaya berjanji akan menyampaikan UPDATE setiap ada perkembangan signifikan. "Kami tidak akan menutupi apapun. Bukti yang ada sangat kuat," tegas sumber internal. Pantau laman ini untuk perkembangan langsung dari pusat penyidikan.
Baca juga:
Comments (0)