BARU SAJA, tim forensik Polres Metro Jakarta Selatan bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Kramat Raya, Kebayoran Baru, setelah warga menemukan jasad Sutrimo tergeletak di depan sebuah klinik. Polisi langsung mengamankan area dan mengumpulkan bukti-bukti penting, termasuk sidik jari dan sampel darah.
Ahmad, petugas kebersihan, pertama kali menemukan korban saat bekerja menyapu trotoar sekitar pukul 03.00 WIB. Ia langsung berlari ke pos polisi terdekat untuk melapor sambil berteriak meminta pertolongan. “Saya lihat ada orang tidur di trotoar, tapi setelah didekati ternyata sudah meninggal,” tutur Ahmad di lokasi.
UPDATE, Kapolsek Kebayoran Baru Kompol Aditya Pratama menegaskan pihaknya belum dapat memastikan apakah kematian Sutrimo akibat kecelakaan atau tindak pidana. “Kami masih mendalami. Tim forensik tengah mencari sidik jari dan jejak lainnya. Keluarga kami imbau untuk melapor jika ada kejanggalan yang dirasakan,” kata Aditya Pratama kepada Beritatercepat, di sela olah TKP, menit lalu.
Polisi menemukan luka memar di bagian belakang kepala korban. Namun, tidak ada senjata tajam atau benda asing lain di sekitar TKP. “Bisa jadi korban terpeleset atau terkena hantaman benda tumpul. Autopsi akan menjawab,” lanjut sumber kepolisian.
Petugas mengamankan rekaman kamera pengawas dari klinik dan sebuah minimarket di seberang jalan. Mereka berharap rekaman itu bisa mengungkap detik-detik sebelum korban meregang nyawa. Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di sekitar Jalan Kramat Raya masih dialihkan sementara. Pengendara diminta mencari jalur alternatif.
Warga sekitar mengaku tak mendengar suara aneh. “Jalanan sepi, saya baru tahu pagi hari saat banyak polisi,” ujar Deni, pemilik warung kopi dekat lokasi. Sejumlah tetangga korban mengaku Sutrimo dikenal sebagai pribadi yang tenang dan jarang keluar malam. Mereka meminta polisi mengusut tuntas kematian ini.
Polisi membuka posko pengaduan di Polsek Kebayoran Baru. Warga yang memiliki informasi terkait Sutrimo atau kejadian dini hari tadi diminta segera melapor. Data korban sementara sudah dikantongi: laki-laki, 45 tahun, pekerja serabutan di wilayah Blok M.
Kronologi Singkat
- Pukul 03.00 WIB: Petugas kebersihan menemukan jasad Sutrimo di trotoar depan klinik.
- Pukul 03.15 WIB: Laporan diterima Polsek Kebayoran Baru, patroli segera meluncur ke lokasi.
- Pukul 03.30 WIB: Tim Inafis Polres Metro Jaksel tiba, langsung pasang police line.
- Pukul 04.00 WIB: Polisi mulai mengungkap identitas korban dari KTP di dompet, luka di kepala tercatat.
- Pukul 06.00 WIB: Kapolsek berikan keterangan pers, himbau keluarga melapor.
- Pukul 07.00 WIB: Petugas mengevakuasi jenazah ke RSCM untuk autopsi.
Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budi Setiawan melalui akun media sosialnya menjanjikan perkembangan dalam 1x24 jam. “Kami pastikan kasus ini transparan. Jika ada unsur pidana, pelaku akan kami kejar,” tegasnya. Masyarakat diminta tidak menyebarkan foto korban di media sosial demi menghormati keluarga yang tengah berduka.
Comments (0)