Polda Metro Jaya Bongkar Skema Monetisasi Pornografi HOT51

Beritatercepat.com, Jakarta – Jajaran Subdit Umum Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil mengurai secara rinci modus operandi dan skema monetisasi di b

Jul 08, 2026 - 05:28
0 0
Polda Metro Jaya Bongkar Skema Monetisasi Pornografi HOT51

Beritatercepat.com, Jakarta – Jajaran Subdit Umum Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil mengurai secara rinci modus operandi dan skema monetisasi di balik aplikasi ilegal HOT51. Aplikasi yang beroperasi secara daring ini terbukti menjadi wadah perjudian sekaligus menayangkan siaran langsung bermuatan pornografi yang melibatkan sejumlah talent atau model.

Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Metro Jaya, Jumat (26/6), terungkap bahwa sindikat pelaku memanfaatkan teknologi live streaming interaktif untuk meraup keuntungan finansial secara masif. Sistem yang digunakan aplikasi ini bekerja dengan cara menyediakan layanan berlangganan terbatas, di mana pengguna diharuskan membeli koin virtual melalui voucher pulsa atau transfer antarbank. Koin inilah yang kemudian menjadi alat tukar untuk mengakses konten judi serta meminta host melakukan adegan-adegan eksplisit di dalam ruang siaran pribadi.

“Hasil penyidikan menunjukkan aplikasi tersebut diduga digunakan untuk perjudian dan siaran langsung bermuatan pornografi. Kami mengendus adanya transaksi keuangan yang sengaja dikaburkan melalui dompet digital dan rekening penampung yang berbeda-beda,” ujar Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri, didampingi jajaran pejabat utama Polda.

Turut hadir dalam jumpa pers tersebut Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto, Dirreskrimum Kombes Iman Imanuddin, Kabid Humas Kombes Budi Hermanto, serta Dirresnarkoba Kombes Ahmad David. Kehadiran para petinggi ini menandakan keseriusan kepolisian dalam menangani kejahatan digital yang kian meresahkan.

Dari hasil investigasi yang dilakukan, skema bagi hasil di aplikasi HOT51 diatur berdasarkan tingkat popularitas host. Semakin banyak gift virtual bernilai tinggi yang diterima oleh seorang model, semakin besar pula komisi yang mereka peroleh. Setiap host dibayar mingguan melalui koordinator perekrut, sementara operator aplikasi menikmati keuntungan dari selisih harga koin dan biaya operasional. Pendekatan ini membuat bisnis ilegal tersebut terus berkembang karena menawarkan imbalan finansial yang menggiurkan bagi para pelaku dan kreator konten.

Selain itu, aplikasi ini juga diduga kuat menggunakan jaringan afiliasi untuk menyebarluaskan tautan unduh melalui grup-grup pesan instan dan media sosial. Calon pengguna diiming-imingi konten premium gratis sebagai pancingan awal. Setelah basis pengguna terbentuk, mereka perlahan diarahkan pada konten berbayar yang semakin eksplisit.

Polda Metro Jaya kini tengah memperdalam penelusuran aliran dana ke sejumlah rekening yang diduga milik pengelola aplikasi. Beberapa barang bukti elektronik telah disita untuk keperluan forensik digital. Pihak kepolisian menegaskan akan terus menindak tegas segala bentuk tindak pidana pornografi dalam sistem elektronik, termasuk memburu aktor intelektual yang berada di balik layar.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yakni Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Undang-Undang Pornografi, serta pasal terkait perjudian. Ancaman hukumannya mencapai belasan tahun penjara dan denda miliaran rupiah. Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap aplikasi tak resmi yang menawarkan konten dewasa tanpa regulasi yang jelas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Editor Politik. Editor politik breaking dengan update cepat.

Comments (0)

User