Pernyataan Resmi Kejagung: Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus

JAKARTA – Kejaksaan Agung mengonfirmasi pengunduran diri Febrie Adriansyah dari jabatan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) sore ini. Keputusan itu langsung disampaikan oleh Kepala Pus...

Jul 12, 2026 - 04:46
0 0
Pernyataan Resmi Kejagung: Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus

JAKARTA – Kejaksaan Agung mengonfirmasi pengunduran diri Febrie Adriansyah dari jabatan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) sore ini. Keputusan itu langsung disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Anang Supriatna dalam konferensi pers mendadak.

Menurut Anang, Febrie menyerahkan surat pengunduran diri kepada Jaksa Agung pada siang tadi. Langkah tersebut diambil secara sadar demi menjaga integritas dan marwah institusi penegak hukum.

Alasan Pengunduran Diri

Dalam keterangannya, Anang menyatakan bahwa Febrie mundur bukan karena tekanan, melainkan murni keputusan pribadi. “Beliau ingin memastikan agar proses hukum yang sedang berjalan tidak dicurigai oleh publik. Ini bentuk komitmen beliau terhadap profesionalisme,” jelas Anang.

Anang menegaskan, pengunduran diri itu tidak berkaitan dengan kegagalan penanganan kasus. Justru, sejumlah kasus besar yang ditangani Jampidsus terus berjalan sesuai progres. Ia menyebutkan beberapa di antaranya adalah kasus korupsi di sektor energi dan penyalahgunaan wewenang di lembaga keuangan.

“Tidak ada intervensi apa pun. Kami pastikan pengunduran diri ini murni inisiatif beliau untuk menjaga independensi Kejaksaan,” tambahnya.

Febrie Adriansyah menjabat sebagai Jampidsus sejak 2024. Selama masa jabatannya, ia dikenal berhasil mengungkap beberapa kasus besar, termasuk korupsi di sektor infrastruktur dan perbankan. Langkah mundurnya dinilai sebagai bentuk tanggung jawab moral yang tinggi.

Dampak Terhadap Kinerja Jampidsus

Kejagung segera menunjuk pelaksana tugas (Plt) untuk mengisi posisi strategis yang ditinggalkan Febrie. Namun, Anang belum mengumumkan nama resmi pengganti. “Kami akan umumkan dalam waktu dekat. Yang jelas, operasional Jampidsus tidak akan terhenti satu detik pun,” tegasnya.

Pengunduran diri ini terjadi di tengah ekspektasi tinggi publik terhadap pemberantasan korupsi. Jampidsus tengah menggarap sejumlah kasus mega korupsi yang menyita perhatian nasional. Kejagung memastikan bahwa tim penyidik dan jaksa penuntut tetap solid.

“Penanganan kasus-kasus strategis tetap berjalan sesuai SOP. Tidak ada yang berubah,” ucap Anang.

Respons Internal dan Publik

Sejumlah jaksa di lingkungan Jampidsus mengaku terkejut mendengar kabar pengunduran diri ini. Namun, mereka menghormati keputusan Febrie. “Beliau adalah pemimpin yang sangat berintegritas. Kami tetap melanjutkan tugas seperti biasa,” ujar seorang sumber internal yang enggan disebut namanya.

Di sisi lain, publik melalui media sosial ramai membahas pengunduran diri ini. Banyak yang mengapresiasi langkah Febrie dan berharap penggantinya memiliki rekam jejak yang sama. Sementara itu, pengamat hukum dari Universitas Indonesia, Dr. Andi Hamzah, menyebut ini momentum bagi Kejagung untuk melakukan penyegaran. “Ini bisa menjadi langkah awal untuk memperkuat citra Kejaksaan sebagai lembaga independen,” katanya.

Hingga saat ini, Febrie Adriansyah belum bersedia memberikan keterangan kepada wartawan. Ia terlihat keluar dari gedung Kejagung melalui pintu belakang dan langsung masuk ke dalam mobil dinas.

Kejagung menegaskan kembali komitmennya untuk menjunjung tinggi integritas dalam setiap proses hukum. Masyarakat diminta tetap percaya bahwa pengunduran diri ini adalah bukti bahwa tidak ada kompromi dalam penegakan hukum. Seluruh proses hukum yang berada di bawah kendali Jampidsus dipastikan tetap berjalan transparan dan akuntabel.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User