Pendarahan di Stasiun Sawah Besar: Polisi Cepat Evakuasi Wanita Keguguran
JAKARTA, DETIK INI JUGA — Situasi darurat terjadi di Stasiun Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Minggu (12/7/2026) siang. Seorang wanita dilaporkan mengalami keguguran mendadak yang memicu pendarahan ...
JAKARTA, DETIK INI JUGA — Situasi darurat terjadi di Stasiun Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Minggu (12/7/2026) siang. Seorang wanita dilaporkan mengalami keguguran mendadak yang memicu pendarahan hebat. Tim medis Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat langsung dikerahkan ke lokasi hanya dalam hitungan menit setelah menerima laporan.
- Peristiwa terjadi sekitar pukul 12.30 WIB di area peron stasiun.
- Korban adalah seorang wanita berusia sekitar 30 tahun yang tengah dalam perjalanan.
- Saksi mata melihat korban tiba-tiba jatuh dan mengeluarkan darah cukup banyak.
- Petugas stasiun segera menghubungi layanan darurat dan mengamankan area.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi saksi, korban yang diketahui bernama Sari (bukan nama sebenarnya) baru saja turun dari KRL jurusan Bogor–Jakarta Kota. Ia sempat memegangi perut dan berteriak kesakitan sebelum akhirnya terkulai lemas di lantai peron. Stasiun yang biasanya riuh mendadak hening, sejumlah penumpang berusaha menolong sambil menunggu bantuan datang.
Kepala Stasiun Sawah Besar, Budi Santoso, membenarkan bahwa prosedur darurat langsung diaktifkan. “Kami segera mengosongkan area dan memanggil ambulans, tapi ternyata polisi lebih dulu tiba,” ungkapnya.
Respons Kilat Petugas
Tim Dokkes Polres Metro Jakpus yang sedang bersiaga tak jauh dari lokasi tiba dalam waktu kurang dari lima menit. Mereka langsung memberikan pertolongan pertama pada korban yang mengalami syok akibat kehilangan darah. Kondisi korban saat itu sangat kritis.
Keberhasilan respons cepat ini tidak lepas dari program Police Medical Emergency Response (PMER) yang diinisiasi Polres Metro Jakpus awal tahun ini. Setiap unit dilengkapi tas medis berisi alat resusitasi, oksigen portabel, dan obat penghenti pendarahan. Program yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan DKI ini telah menangani lebih dari 20 kejadian darurat di tempat umum sepanjang 2026.
Evakuasi ke Rumah Sakit
Korban dievakuasi menggunakan ambulans kepolisian menuju Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) setelah mendapat stabilisasi awal. Satu unit mobil patroli turut mengawal agar perjalanan lancar. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai kondisi janin maupun keselamatan ibu.
Hingga pukul 14.00 WIB, korban masih menjalani perawatan intensif di ruang gawat darurat. Juru bicara RSCM, dr. Andi, menyatakan pihaknya belum bisa memberikan keterangan resmi karena menunggu hasil stabilisasi. Tim medis RSCM yang sudah siaga langsung menangani korban begitu tiba. Proses identifikasi dan pemeriksaan penunjang segera dilakukan. Pihak keluarga masih berusaha dihubungi oleh kepolisian.
Kesaksian dan Dampak di Stasiun
Beberapa penumpang yang berada di stasiun sempat panik. “Saya kaget melihat ada darah di lantai, lalu perempuan itu dibopong petugas,” kata Rina, seorang saksi. Seorang petugas keamanan stasiun, Dodi, mengaku baru pertama kali menghadapi situasi sepanik ini. “Biasanya paling kehilangan barang, ini berbeda sekali,” ujarnya. Pihak stasiun langsung membersihkan lokasi dan mengalihkan arus penumpang ke peron lain demi keamanan. Jadwal perjalanan KRL sempat mengalami keterlambatan beberapa menit, namun situasi cepat normal kembali.
Tindak Lanjut dan Apresiasi
Polres Metro Jakpus menyatakan akan terus memantau perkembangan kondisi korban. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kesiapan fasilitas publik dalam menghadapi situasi darurat medis. Layanan darurat 112 disebut berperan dalam respons cepat kali ini.
Aksi cepat polisi menuai pujian di media sosial. Tagar #PolisiGercep sempat trending, banyak warganet berharap pelatihan serupa diperluas. Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat segera menghubungi 112 atau petugas terdekat jika menemui keadaan darurat di area publik.
Beritatercepat akan terus memantau informasi terkini seputar kejadian ini. Tim kami di lapangan masih berusaha mengonfirmasi identitas korban dan nasib janinnya. Pantau terus perkembangan berita ini hanya di platform Beritatercepat. (Buffy)
Baca juga:
Comments (0)