Sep 17, 2026
Nasional

PADALARANG — Wamendag Tinjau SPBE, Pertamina Pastikan 753 Fasilitas Siap 100%

Suasana hangat menyelimuti kawasan Fuel Terminal (FT) Padalarang, Jawa Barat, saat kunjungan kerja jajaran Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dilak

PADALARANG — Wamendag Tinjau SPBE, Pertamina Pastikan 753 Fasilitas Siap 100%

Suasana hangat menyelimuti kawasan Fuel Terminal (FT) Padalarang, Jawa Barat, saat kunjungan kerja jajaran Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dilaksanakan pada Senin (14/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri turun langsung ke lapangan guna meninjau secara mendalam keandalan rantai pasok serta ketepatan takaran Liquefied Petroleum Gas (LPG) yang disalurkan kepada masyarakat luas. Langkah inspeksi ini menjadi cermin komitmen pemerintah dalam menjaga kestabilan pasokan energi bersih sekaligus melindungi hak-hak konsumen di seluruh pelosok Nusantara.

Kunjungan ini bukan sekadar agenda rutin birokrasi, melainkan langkah krusial untuk memastikan bahwa seluruh instrumen pengisian elpiji bekerja sesuai ketentuan legal metrologi yang berlaku. PT Pertamina Patra Niaga, sebagai subholding commercial & trading dari PT Pertamina (Persero), memberikan penegasan resmi bahwa seluruh fasilitas pengisian elpiji di tanah air telah beroperasi dengan tingkat kepatuhan dan keandalan penuh. Kepastian ini mencakup pengawasan ketat terhadap bobot tabung, kondisi fisik sarana pengisian, hingga penyegelan standar keamanan.

Komitmen Menjaga Akurasi dan Kualitas Pengisian Elpiji

Dalam penjelasannya, pihak pengelola memastikan bahwa sebanyak 753 Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPBE) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia telah 100% memenuhi standar operasional. Cakupan komprehensif ini meliputi SPBE penugasan subsidi (Public Service Obligation/PSO) untuk tabung 3 kilogram maupun SPBE non-subsidi seperti produk Bright Gas dan elpiji komersial industri.

Pengawasan terhadap ketepatan Ukuran, Takaran, Timbangan, dan Perlengkapannya (UTTP) menjadi fokus utama dalam inspeksi ini. Hal ini penting guna mengantisipasi kelangkaan atau penyimpangan takaran yang berpotensi merugikan konsumen akhir. Penilaian ketat terus dilakukan secara berkala bekerja sama dengan Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan demi menjamin akurasi timbangan pada setiap tabung gas yang keluar dari fasilitas pemeliharaan dan pengisian.

"Kepastian takaran serta keamanan tabung elpiji adalah hak mutlak masyarakat konsumen. Sinergi antara pemerintah dan Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa setiap tetes dan gram energi yang disalurkan telah sesuai dengan standar yang ditetapkan hukum," tegas Dyah Roro Esti di sela-sela peninjauan.

Transparansi Distribusi dan Pengawasan Berkelanjutan

Penerapan sistem digitalisasi dan kalibrasi alat pengisian berkala menjadi kunci utama pencapaian status kepatuhan 100% pada 753 SPBE di Indonesia. Pertamina Patra Niaga terus mengintegrasikan teknologi pemantauan real-time guna mendeteksi secara dini apabila terjadi selisih berat pada tabung yang diisi. Langkah preventif ini dinilai sangat efektif dalam menekan potensi kerugian masyarakat maupun negara.

Kategori Fasilitas Cakupan Layanan Status Kepatuhan Fokus Pengawasan Utama
SPBE Subsidi (PSO) Masyarakat Berpenghasilan Rendah & UMKM 100% Terverifikasi Akurasi Berat Tabung 3 Kg & Segel Resmi
SPBE Non-Subsidi Komersial & Rumah Tangga Menengah 100% Terverifikasi Kualitas Katup, Uji Tekanan & Isi Elpiji

Keberadaan 753 SPBE yang terstandarisasi ini membuktikan komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menjaga keberlanjutan rantai pasok energi nasional. Tidak hanya menjamin ketersediaan barang, tetapi juga transparansi publik mengenai kualitas produk energi yang dibeli oleh masyarakat sehari-hari.

Perlindungan Konsumen Jadi Prioritas Utama Energi Nasional

Kementerian Perdagangan menyambut positif kesiapan infrastruktur dan integritas operasional yang ditunjukkan oleh Pertamina Patra Niaga. Wamendag Dyah Roro Esti menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengawal kedaulatan energi yang berkeadilan. Pengawasan yang konsisten di FT Padalarang dan seluruh SPBE lain di Indonesia diharapkan mampu memberikan ketenangan bagi publik bahwa pasokan LPG aman, berkualitas, dan tepat ukuran.

Ke depan, pengawasan lapangan akan terus ditingkatkan secara berkala tanpa pemberitahuan terlebih dahulu (sidak) untuk mempertahankan standar yang telah tercapai. Pertamina Patra Niaga juga mengimbau masyarakat untuk senantiasa memeriksa kondisi segel ganda serta berat tabung saat membeli elpiji di pangkalan resmi guna memastikan produk yang diterima benar-benar sesuai dengan jaminan kualitas perusahaan.

Wamendag Dyah Roro Esti meninjau FT Padalarang untuk memastikan akurasi pengisian LPG subsidi dan non-subsidi bagi masyarakat. Simak ulasan lengkapnya di Beritatercepat.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User