Sep 17, 2026
Lampung

Oknum Polisi di Bandar Lampung Tabrak Pemotor lalu Kecelakaan Beruntun

BANDAR LAMPUNG — Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan seorang oknum anggota kepolisian menghebohkan warga Kota Bandar Lampung, Lampung. Pe

Oknum Polisi di Bandar Lampung Tabrak Pemotor lalu Kecelakaan Beruntun

BANDAR LAMPUNG — Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan seorang oknum anggota kepolisian menghebohkan warga Kota Bandar Lampung, Lampung. Pengemudi mobil Honda Brio berwarna merah yang diketahui merupakan anggota polisi aktif tersebut menabrak pengendara sepeda motor hingga terpental, kemudian melarikan diri sebelum akhirnya kembali mengalami tabrakan beruntun di lokasi berbeda.

Peristiwa tabrak lari ini memicu kemarahan warga dan pengguna jalan yang sempat mengejar kendaraan pelaku. Aksi ugal-ugalan tersebut berakhir tragis setelah mobil pelaku menghantam sejumlah kendaraan lain di persimpangan jalan padat kendaraan.

Kronologi Awal: Tabrak Pemotor hingga Terpental

Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian, peristiwa bermula ketika mobil Honda Brio yang dikemudikan oleh oknum polisi berinisial Brigadir R melaju dengan kecepatan tinggi dari arah pusat kota menuju kawasan Sukarame. Mobil tersebut diduga kehilangan kendali saat hendak mendahului kendaraan di depannya.

  1. Pukul 15.30 WIB: Mobil Honda Brio melaju kencang dan menyenggol sepeda motor Honda Beat yang dikendarai oleh warga setempat. Benturan keras mengakibatkan pengendara motor terpental ke trotoar jalan.
  2. Pukul 15.32 WIB: Alih-alih berhenti dan memberikan pertolongan pertama kepada korban, pengemudi Honda Brio justru tancap gas meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP).
  3. Pukul 15.40 WIB: Warga dan pengendara ojek daring yang melihat kejadian tersebut langsung melakukan pengejaran sembari membunyikan klakson untuk menghentikan laju mobil pelaku.
"Mobil itu kencang sekali dari arah belakang. Langsung menyambar motor korban sampai pengendaranya terpental beberapa meter. Pengemudi mobil sempat mengerem sebentar, tetapi langsung tancap gas melarikan diri ke arah jalan protokol," ujar Heri (38), salah seorang saksi mata di lokasi kejadian pertama.

Pelarian Berujung Kecelakaan Beruntun

Upaya pelarian pengemudi Honda Brio tidak berlangsung lama. Panik lantaran dikejar massa, pengemudi kembali memacu kendaraannya secara membabi buta dan menerobos lampu lalu lintas di persimpangan jalan berikutnya. Akibatnya, kecelakaan beruntun yang lebih parah tidak dapat dihindarkan.

Mobil tersebut menghantam bagian belakang sebuah minibus, sebelum akhirnya terpental dan menabrak dua sepeda motor lainnya yang sedang berhenti di lampu merah. Kendaraan pelaku baru benar-benar terhenti setelah menabrak pembatas jalan dengan kondisi bagian depan ringsek parah.

  • Kerusakan Kendaraan: 1 unit Honda Brio (ringsek parah), 1 minibus (rusak bagian belakang), dan 3 unit sepeda motor (rusak berat dan sedang).
  • Kondisi Korban: Pengendara motor pertama mengalami patah tulang kaki dan luka lebam, sementara dua pengendara lain di TKP kedua mengalami luka ringan serta trauma.
  • Evakuasi: Seluruh korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Penyelidikan Profesi dan Pengamanan (Propam)

Aparat kepolisian dari Satlantas Polresta Bandar Lampung bersama Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Lampung langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengamankan pelaku dari amukan massa yang geram.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan secara transparan dan tegas tanpa pandang bulu, meskipun pelaku merupakan anggota Korps Bhayangkara. Selain penanganan tindak pidana lalu lintas, pelaku juga dipastikan menghadapi sidang kode etik kepolisian.

"Kami tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran lalu lintas maupun tindakan tidak bertanggung jawab, terlebih jika melibatkan anggota Polri. Pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolresta Bandar Lampung untuk pemeriksaan intensif dan tes urine," tegas pejabat kepolisian setempat dalam keterangannya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lina-marlina

Reporter Daerah. Koordinator jaringan kontributor di 34 provinsi.

Comments (0)

User