Sep 29, 2026
Nasional

Nyeri Lutut Tak Kunjung Sembuh, Kapan Knee Replacement Diperlukan?

Jakarta — Nyeri lutut yang tak kunjung reda meski telah diobati kerap menjadi tanda bahwa kerusakan sendi telah memasuki tahap lanjut. Kondisi ini umumnya

Nyeri Lutut Tak Kunjung Sembuh, Kapan Knee Replacement Diperlukan?

Jakarta — Nyeri lutut yang tak kunjung reda meski telah diobati kerap menjadi tanda bahwa kerusakan sendi telah memasuki tahap lanjut. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh osteoartritis atau pengapuran sendi, penyakit degeneratif yang menyerang tulang rawan pelindung ujung tulang. Ketika terapi obat, fisioterapi, hingga suntikan pelumas sendi tidak lagi mampu meredakan rasa sakit, pertanyaan besar pun muncul: apakah sudah waktunya menjalani knee replacement atau operasi penggantian lutut?

Pertanyaan tersebut menjadi sorotan dalam diskusi kesehatan terbaru yang membahas penanganan nyeri lutut di Mayapada Hospital. Banyak pasien datang dalam kondisi lutut bengkak, kaku, dan sulit menekuk, padahal telah bertahun-tahun menjalani pengobatan konservatif. Ketika kualitas hidup mulai terganggu—sulit berjalan, naik tangga, bahkan berdiri dari kursi—pilihan operasi kerap menjadi jalan keluar yang tidak lagi bisa dihindari.

Osteoartritis, Penyebab Utama Nyeri Lutut Kronis

Osteoartritis terjadi ketika tulang rawan yang berfungsi sebagai bantalan sendi mengalami penipisan dan kerusakan seiring bertambahnya usia, beban berat badan berlebih, cedera lama, atau faktor genetik. Akibatnya, tulang saling bergesekan langsung, menimbulkan nyeri hebat, peradangan, dan pembentukan tulang baru yang membuat sendi semakin kaku.

Menurut para ahli ortopedi, tidak semua penderita osteoartritis harus menjalani operasi. Terapi awal umumnya mencakup penurunan berat badan, latihan penguatan otot paha, obat pereda nyeri, hingga injeksi asam hialuronat. Namun, ketika kerusakan tulang rawan sudah menyeluruh dan nyeri menetap meski telah diobati maksimal, knee replacement menjadi indikasi medis yang kuat.

  • Nyeri menetap meski obat dan fisioterapi rutin dijalani
  • Kekakuan sendi yang membatasi gerak harian
  • Deformitas lutut seperti kaki menjadi bengkok ke dalam atau ke luar
  • Penurunan kualitas hidup akibat sulit beraktivitas mandiri

Teknologi Robotik di Mayapada Hospital

Perkembangan teknologi medis kini membuat prosedur penggantian lutut jauh lebih presisi. Mayapada Hospital menghadirkan teknologi operasi robotik yang memungkinkan dokter bedah merencanakan posisi implan secara digital sebelum operasi dimulai. Robot tersebut membantu memandu pemotongan tulang dengan akurasi tinggi, sehingga pemasangan implant lebih tepat sasaran.

"Dengan bantuan sistem robotik, kesalahan posisi implan bisa ditekan seminimal mungkin. Pasien merasakan pemulihan lebih cepat, nyeri pascaoperasi lebih ringan, dan masa pakai implant menjadi lebih panjang," ujar salah satu dokter spesialis ortopedi di Mayapada Hospital.

Pendekatan ini juga memungkinkan penyesuaian terhadap anatomi unik setiap pasien. Tidak lagi menggunakan ukuran standar, implan dipilih dan diposisikan berdasarkan data pencitraan tiga dimensi. Hasilnya, sendi lutut baru bekerja lebih alami dan stabil.

Jangan Tunda Pemeriksaan

Para pakar mengingatkan bahwa nyeri lutut yang dibiarkan terlalu lama dapat memperburuk kerusakan sendi dan mempersulit operasi di kemudian hari. Deteksi dini melalui pemeriksaan rontgen atau MRI menjadi langkah penting untuk menentukan apakah pasien masih cukup ditangani dengan obat atau sudah memerlukan tindakan bedah.

Konsultasikan segera kondisi lutut Anda bila nyeri tak kunjung hilang setelah pengobatan rutin. Dengan teknologi yang semakin maju, penggantian lutut bukan lagi prosedur menakutkan, melainkan solusi nyata untuk mengembalikan mobilitas dan kualitas hidup.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS yoga-mahendra

Editor Breaking News. Mantan assignment editor TV nasional.

Comments (0)

User