Sep 17, 2026
Hukum

NEW DELHI — BRICS Sepakati Integrasi Sistem Pembayaran Keuangan Internasional

NEW DELHI — Para pemimpin blok ekonomi BRICS secara resmi berkumpul di New Delhi, India, dalam rangka menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) tahunan yan

NEW DELHI — BRICS Sepakati Integrasi Sistem Pembayaran Keuangan Internasional

NEW DELHI — Para pemimpin blok ekonomi BRICS secara resmi berkumpul di New Delhi, India, dalam rangka menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) tahunan yang ke-18. Agenda utama perhelatan geopolitik ini berfokus pada upaya konkret menghubungkan sistem pembayaran antarnegara anggota guna memperkuat konektivitas ekonomi dan mempermudah transaksi perdagangan lintas batas.

India, yang memegang keketuaan bergilir BRICS sejak Januari lalu, membawa pendekatan yang dinilai jauh lebih pragmatis. Retorika tajam mengenai dedolarisasi yang agresif kini digantikan oleh langkah-langkah teknologis yang lebih realistis, yakni pembangunan jaringan infrastruktur keuangan mandiri yang efisien dan aman bagi seluruh anggota.

KTT ke-18 ini berlangsung di tengah dinamika geopolitik yang kompleks. Presiden Tiongkok Xi Jinping hadir secara langsung dalam kunjungan resminya yang pertama ke India dalam 7 tahun terakhir. Kehadiran Xi Jinping bersama Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan betapa strategisnya peran BRICS bagi Beijing dan Moskow di tengah ketegangan global. Namun, tantangan internal tetap membayangi, mengingat dua anggota barunya, Uni Emirat Arab (UEA) dan Iran, berada dalam posisi berseteru terkait dinamika keamanan di Timur Tengah. Sebelumnya, pertemuan tingkat Menteri Luar Negeri BRICS selama 2 hari pada Mei lalu gagal menghasilkan pernyataan bersama akibat perbedaan pandangan tersebut.

Analisis Infrastruktur Keuangan dan Pergeseran Strategi BRICS

Meskipun terdapat perbedaan politik internal, mesin kerja sama ekonomi BRICS terus bergerak maju. Kelompok ini secara sistematis membangun ekosistem kelembagaan baru yang mencakup perdagangan, investasi, hingga mekanisme penyelesaian transaksi lokal. Langkah ini dipandang sebagai strategi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan pada arsitektur keuangan Barat tanpa harus melakukan konfrontasi politik secara terbuka.

Para pengamat menilai bahwa pendekatan pragmatis yang diusung New Delhi berhasil menjaga stabilitas kelompok ini di tengah badai geopolitik. Menurut analis ekonomi internasional, pergeseran fokus ini merupakan langkah matang BRICS dalam menghadapi tantangan global modern.

"Pendekatan pragmatis India menunjukkan bahwa BRICS kini lebih berfokus pada pembangunan infrastruktur riil daripada sekadar narasi politik dedolarisasi. Integrasi sistem pembayaran nasional adalah kunci nyata menuju kemandirian ekonomi," ujar Dr. Ramesh Kapoor, peneliti senior studi geopolitik kawasan.

Berikut adalah perbandingan fokus pendekatan BRICS pada KTT ke-18 dibandingkan dengan pendekatan pada periode sebelumnya:

Aspek Evaluasi Pendekatan BRICS Sebelumnya Pendekatan KTT Ke-18 (New Delhi)
Fokus Utama Retorika dedolarisasi secara agresif Integrasi teknis sistem pembayaran riil
Dinamika Geopolitik Pernyataan konfrontatif terhadap lembaga Barat Pragmatisme konektivitas perdagangan & investasi
Keterlibatan Anggota Didominasi pendiri awal (BRICS Inti) Penyelarasan anggota baru (UEA, Iran, dll.)

Kronologi Perkembangan Pembangunan Ekosistem Pembayaran BRICS

Proses pembentukan infrastruktur keuangan BRICS tidak terjadi secara instan, melainkan melalui tahapan konsensus yang terukur sepanjang tahun kerja sama:

  1. Tahap Pemetaan Sistem (Mei): Pertemuan tingkat menteri mengidentifikasi perbedaan regulasi transaksi perbankan di antara 10 negara anggota.
  2. Tahap Integrasi Jaringan (Agustus): Kelompok kerja keuangan BRICS menyusun protokol teknis untuk menghubungkan platform pembayaran digital nasional.
  3. Tahap Pengesahan Kerangka Kerja (KTT Ke-18): Para kepala negara menyepakati skema penyelesaian transaksi dagang menggunakan mata uang lokal yang terhubung secara digital.

Dengan bergulirnya agenda KTT ini, BRICS semakin membuktikan posisinya sebagai kekuatan penyeimbang ekonomi global yang mengedepankan solusi teknis di atas perbedaan politik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User