Oct 02, 2026
Hukum

Moskow Gelar BRICS+ Fashion Summit, Bahas AI dan Pasar Baru

MOSKOW — Industri mode global kembali mencuri perhatian dunia. BRICS+ Fashion Summit edisi keempat resmi dibuka di Moskow, Rusia, pada 28 September, mengha

Moskow Gelar BRICS+ Fashion Summit, Bahas AI dan Pasar Baru

MOSKOW — Industri mode global kembali mencuri perhatian dunia. BRICS+ Fashion Summit edisi keempat resmi dibuka di Moskow, Rusia, pada 28 September, menghadirkan para profesional industri dari lebih dari 60 negara untuk membahas desain, teknologi, ritel, dan masa depan mode dunia selama tiga hari ke depan.

Acara bergengsi ini berlangsung di Zaryadye Concert Hall sebagai bagian dari Moscow Fashion Week ke-7 yang digelar pada 26 September hingga 1 Oktober di Manezh Central Exhibition Hall. Penyelenggara menyebut summit ini dirancang untuk menyoroti pengaruh negara-negara berkembang yang semakin besar dalam membentuk pasar mode global.

Program bisnis yang kini telah dipublikasikan di situs resmi summit mencakup berbagai topik strategis, mulai dari marketplace, kecerdasan buatan (AI), teknologi wearable, perhiasan, pengembangan merek lokal, hingga investasi di industri kreatif.

Pembicara Utama dan Isu Strategis

Sejumlah nama besar dari Rusia dipastikan hadir sebagai pembicara, termasuk Tatyana Kim, pendiri Wildberries dan kepala RWB; Anton Letushev, CEO Melon Fashion Group; Alyona Akhmadullina; serta Olga Buzylyova yang memimpin divisi barang konsumsi di Sibur.

Dari kancah internasional, summit ini juga menghadirkan Kanika Goyal dari India, Jenke Ahmed Tally dari Pantai Gading, dan Aline Souza de Oliveira dari FARM Rio, Brasil, bersama sejumlah nama lain.

"Pengalaman ini secara signifikan memperluas pemahaman saya tentang komunitas mode global dan membantu saya..."

— Salah satu peserta internasional BRICS+ Fashion Summit

AI dan Teknologi Jadi Sorotan Utama

Salah satu topik paling dinanti dalam agenda tahun ini adalah penerapan kecerdasan buatan di industri mode. Diskusi mencakup bagaimana AI mengubah proses desain, personalisasi konsumen, hingga rantai pasok global.

Selain itu, teknologi wearable dan pengembangan merek lokal menjadi bahasan penting, terutama bagi negara-negara BRICS+ yang ingin memperkuat identitas mode mereka di pasar internasional.

  • Pasar Baru: Summit menyoroti peluang ekspansi bagi merek-merek dari negara berkembang.
  • Merek Lokal: Pengembangan identitas dan strategi merek lokal menjadi fokus utama.
  • Teknologi AI: Diskusi tentang transformasi digital dan personalisasi konsumen.
  • Investasi Kreatif: Peluang investasi di industri kreatif dan ritel mode global.

Posisi BRICS+ dalam Peta Mode Dunia

BRICS+ Fashion Summit terus menjadi platform penting bagi negara-negara berkembang untuk menunjukkan pengaruh mereka dalam industri mode global. Dengan melibatkan lebih dari 60 negara, acara ini menegaskan bahwa pusat gravitasi mode dunia tidak lagi hanya terpusat di Paris, Milan, atau New York.

Moskow sebagai tuan rumah menegaskan posisinya sebagai hub mode yang semakin diperhitungkan, sejalan dengan agenda besar BRICS+ yang ingin memperkuat kerja sama ekonomi dan budaya antarnegara anggotanya.

Kolaborasi lintas negara dalam summit ini diharapkan melahirkan inisiatif perdagangan, kemitraan merek, serta percepatan adopsi teknologi di sektor mode—sebuah sinyal bahwa masa depan fashion global sedang ditulis ulang dari Timur dan Selatan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS pandu-rangga

Reporter Bencana. Spesialisasi mitigasi bencana dan tanggap darurat.

Comments (0)

User