Momen Megawati Tertawa Saksikan Lomba Impersonate Dirinya di Festival Bung Karno
Jakarta - Suasana penuh gelak tawa mewarnai gelaran Festival Bung Karno di Taman Proklamasi, Jakarta Pusat, pada Sabtu (20/6/2026). Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, yang hadi
Jakarta - Suasana penuh gelak tawa mewarnai gelaran Festival Bung Karno di Taman Proklamasi, Jakarta Pusat, pada Sabtu (20/6/2026). Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, yang hadir langsung di tengah-tengah acara, tak kuasa menahan tawa menyaksikan seorang peserta lomba impersonate menirukan gaya bicaranya dengan begitu identik.
Pantauan media kami di lokasi, peserta tersebut naik ke atas panggung dengan penuh percaya diri. Ia mengenakan setelan khas yang kerap diasosiasikan dengan Megawati, lengkap dengan kerudung dan kacamata. Namun, bukan penampilan visual yang menjadi sorotan utama, melainkan kemampuannya menangkap intonasi suara, jeda bicara, hingga pilihan diksi yang begitu lekat dengan sosok putri Proklamator Bung Karno itu.
Gaya Bicara dan Pidato Khas
Dengan gaya orasi yang berapi-api, peserta lomba tersebut membawakan sejumlah penggalan pidato yang seolah-olah keluar langsung dari mulut Ketua Umum PDI Perjuangan. Ia mengulang frasa-frasa ikonik seperti "Saya ini anak Bung Karno" dan "Jangan macam-macam dengan saya," yang sontak mengundang riuh tepuk tangan dari penonton dan jajaran tamu undangan yang memadati panggung utama.
Yang membuat suasana semakin meriah, peserta itu dengan lihai menirukan gestur tangan Megawati saat berpidato. Tawa Megawati yang duduk di barisan depan beberapa kali terlihat pecah, terutama saat sang impersonator secara jenaka membahas hubungan persahabatan dirinya (Megawati) dengan Presiden Prabowo Subianto. Dalam salah satu bagian penampilannya, ia melontarkan kalimat yang langsung mengundang reaksi hangat dari hadirin.
"Merdeka! Pak Prabowo itu sahabat saya, tapi bukan berarti harus dipisahkan. Kalau sahabat itu ya bersahabat, tapi kalau untuk politik ya harus bisa,"
Kutipan tersebut sontak disambut sorakan riuh dari massa pendukung yang hadir. Ekspresi Megawati yang mulanya tersenyum tipis berubah menjadi tawa lepas. Beberapa pejabat partai yang duduk di sebelahnya juga terlihat menutup mulut, berusaha menahan geli melihat reaksi spontan Megawati.
Perayaan Demokrasi dalam Kemasan Hiburan
Festival Bung Karno sendiri merupakan acara tahunan yang digelar untuk mengenang jasa-jasa Proklamator sekaligus merayakan semangat kebangsaan. Tahun ini, panitia penyelenggara menyelipkan segmen "impersonate tokoh nasional" sebagai bentuk apresiasi terhadap para pemimpin bangsa dalam balutan hiburan yang segar. Selain Megawati, beberapa figur publik lain juga menjadi "sasaran" tiruan, namun penampilan peniruan Megawati-lah yang paling mencuri perhatian karena kehadiran langsung sang tokoh sentral.
Berdasarkan laporan media kami, acara berlangsung tertib dan meriah sejak pagi. Berbagai stan kuliner, panggung musik rakyat, hingga pertunjukan seni tradisional turut memeriahkan kawasan Taman Proklamasi. Kehadiran Megawati yang berbaur dengan ribuan simpatisan menambah semarak peringatan ini.
Dengan canda tawa yang tercipta, momen itu menunjukkan sisi humanis seorang tokoh yang selama ini dikenal tegas. Kemampuan Megawati menertawakan dirinya sendiri melalui lomba impersonate itu dinilai publik sebagai bentuk kerendahan hati dan kedewasaan dalam berpolitik, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai figur yang tetap dihormati di lintas generasi.
Comments (0)