Modus Baru Pencucian Uang: Pakai AI dan Pasar Modal

BARU SAJA – Mantan Kepala PPATK mengungkap modus pencucian uang terbaru yang memanfaatkan kecerdasan buatan dan transaksi pasar modal. Ini adalah ancaman serius bagi sistem keuangan.Dalam pengungkap...

Jul 23, 2026 - 21:03
0 0
Modus Baru Pencucian Uang: Pakai AI dan Pasar Modal

BARU SAJA – Mantan Kepala PPATK mengungkap modus pencucian uang terbaru yang memanfaatkan kecerdasan buatan dan transaksi pasar modal. Ini adalah ancaman serius bagi sistem keuangan.

Dalam pengungkapan terbaru, mantan pejabat tersebut menjelaskan bahwa AI digunakan untuk menciptakan transaksi fiktif yang sulit dilacak. Sementara pasar modal dimanfaatkan untuk memindahkan dana ilegal melalui pembelian saham atau instrumen derivatif.

Fakta Kunci

  • AI digunakan untuk menghasilkan pola transaksi acak yang tidak terdeteksi algoritma antarpencucian uang.
  • Transaksi pasar modal dipilih karena volume perdagangan tinggi membuat dana ilegal tersamar.
  • Modus ini baru terdeteksi setelah analisis data besar menunjukkan anomali.

Menurut sumber, pelaku menggunakan AI untuk memprediksi waktu terbaik melakukan transaksi agar tidak menimbulkan kecurigaan. Selain itu, rekening efek digunakan untuk mencuci uang dengan skema cangkang perusahaan.

Langkah Antisipasi

PPATK saat ini sedang mengembangkan sistem deteksi berbasis AI untuk melawan modus ini. Kerja sama dengan OJK dan bursa efek diperkuat.

BREAKING – Data menunjukkan bahwa dalam enam bulan terakhir, setidaknya 50 transaksi mencurigakan teridentifikasi dengan pola AI. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

UPDATE – Mantan Kepala PPATK juga menekankan perlunya regulasi baru untuk mengawasi penggunaan AI di sektor keuangan. Tanpa itu, modus ini bisa meluas.

Konfirmasi dari OJK menyatakan bahwa mereka telah membentuk satuan tugas khusus untuk mengawasi perdagangan saham yang melibatkan algoritma kompleks. Evakuasi dana ilegal menjadi prioritas.

Dalam perkembangan terakhir, saksi mata dari kalangan analis keuangan menyebutkan bahwa beberapa perusahaan cangkang mulai menggunakan AI untuk membuat laporan keuangan palsu. Ini memperumit proses deteksi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User