MILAN — Pulisic Jalani Tes Medis Usai Piala Dunia, AC Milan Tetap Optimistis
Kabut kekecewaan masih menyelimuti kubu tim nasional Amerika Serikat. Namun di Italia, tepatnya di pusat latihan Milanello, suasana justru berkebalikan. AC
Kabut kekecewaan masih menyelimuti kubu tim nasional Amerika Serikat. Namun di Italia, tepatnya di pusat latihan Milanello, suasana justru berkebalikan. AC Milan memilih langkah tenang dan terukur menyusul kabar kurang sedap yang menimpa Christian Pulisic, winger andalan mereka yang tumbang di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Pulisic, 27 tahun, harus ditandu keluar lapangan saat Amerika Serikat dihajar Belgia 1-4 dalam laga yang berlangsung sengit namun pahit di penghujung fase gugur. Ekspresi frustrasi sang kapten jelas terbaca — bukan hanya karena tersingkir, tetapi juga karena tubuhnya kembali memberontak di momen krusial. Namun dari balik layar, Rossoneri menunjukkan sikap yang jauh dari panik.
Kronologi Cedera di Malam Kelabu AS
Insiden bermula pada menit ke-63. Pulisic, yang tampil eksplosif sejak peluit awal, tiba-tiba terlihat meringis sambil memegang paha kanannya. Ia sempat mencoba melanjutkan permainan, tetapi rasa nyeri memaksanya memberi isyarat ke bangku cadangan. Hasil pemindaian awal di stadion menunjukkan dugaan cedera hamstring ringan, bukan robekan serius yang ditakutkan banyak pihak.
Berikut poin-poin kunci dari situasi terkini:
- Pulisic langsung diterbangkan ke Milan dalam waktu 48 jam pasca pertandingan - Tes medis mendalam dijadwalkan di klinik La Madonnina, fasilitas kesehatan langganan AC Milan - Staff medis klub optimistis masa pemulihan tidak akan lebih dari 3-4 pekan - AC Milan mengonfirmasi tidak akan mengambil risiko dengan mempercepat comeback sang pemain - Tidak ada rencana mendatangkan pengganti darurat di bursa transferSikap Tenang Manajemen AC Milan
Sumber internal klub yang dekat dengan direktur teknis mengungkapkan bahwa tidak ada gelombang kekhawatiran berarti di lantai atas Casa Milan. Keputusan untuk tidak reaktif ini didasari oleh rekam medis Pulisic yang relatif bersih selama musim 2025/2026 bersama I Rossoneri.
"Kami sudah berkomunikasi langsung dengan tim medis US Soccer. Informasi awal cukup melegakan. Christian akan menjalani serangkaian tes untuk memastikan tingkat keparahan, tetapi kami punya keyakinan tinggi ini hanya masalah waktu. Dia petarung, dia akan kembali lebih cepat dari perkiraan orang," ujar salah satu perwakilan klub yang enggan disebutkan namanya, Selasa (15/7/2026) waktu setempat.
Ketenangan ini bukan tanpa dasar. Pulisic musim lalu hanya absen total 12 hari karena gangguan fisik minor. Bandingkan dengan musim-musim sebelumnya di Chelsea yang diwarnai rentetan cedera panjang. Program pencegahan cedera personal yang diterapkan staf medis Milan terbukti membuahkan hasil signifikan.
Dampak untuk Agenda Pramusim
Bagi Stefano Pioli, kehilangan Pulisic — bahkan hanya untuk beberapa pekan — adalah pukulan taktis. Winger yang mengoleksi 18 gol dan 14 assist di semua kompetisi musim lalu itu adalah poros skema ofensif Milan bersama Rafael Leão. Namun kalender menyisakan kelegaan: Serie A 2026/2027 baru bergulir pada akhir Agustus, memberi jeda sekitar lima pekan pasca insiden.
AC Milan dipastikan tidak akan menyertakan Pulisic dalam tur pramusim di Amerika Serikat yang dijadwalkan dalam dua pekan mendatang. Keputusan ini murni sebagai langkah protektif — bukan indikator bahwa cederanya lebih serius dari yang dipublikasikan. Sebaliknya, ini adalah strategi matang untuk memastikan sang bintang benar-benar pulih sebelum kompetisi resmi dimulai.
Fokus kini tertuju pada hasil tes medis yang akan keluar dalam 24-48 jam ke depan. Rossoneri dan jutaan penggemar mereka menanti dengan napas tertahan, berharap Pulisic yang mereka lihat memimpin USMNT dengan gagah berani akan segera kembali merumput — kali ini dengan jersey merah-hitam kebanggaan San Siro.
Comments (0)