Monday, 24 August 2026 | 11:37 WIB

Menlu RI Apresiasi Simpati Negara Sahabat untuk Gempa NTT

JAKARTA – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI) Sugiono menyampaikan apresiasi yang tulus atas berbagai pesan belasungkawa, simpati, dan solida

Aug 20, 2026 - 21:19
0 2
Menlu RI Apresiasi Simpati Negara Sahabat untuk Gempa NTT

JAKARTA – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI) Sugiono menyampaikan apresiasi yang tulus atas berbagai pesan belasungkawa, simpati, dan solidaritas yang diterima Indonesia dari negara-negara sahabat menyusul gempa bumi dahsyat yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT). Apresiasi itu disampaikan di hadapan para duta besar negara sahabat dalam resepsi diplomatik peringatan 81 tahun Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di Gedung Pancasila, Jakarta, Rabu malam, 19 Agustus 2026.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, dalam konferensi pers di Ruang Palapa, Jakarta, Kamis, 20 Agustus 2026. Ia menegaskan bahwa dukungan dari berbagai negara sahabat menjadi penyemangat besar bagi Indonesia dalam menghadapi masa sulit penanganan pascabencana.

"Pak Menlu menyampaikan apresiasi yang tulus atas pesan belasungkawa, simpati, dan solidaritas yang disampaikan oleh negara-negara sahabat dan mitra kami. Menyusul gempa bumi dahsyat yang melanda Nusa Tenggara Timur, tentu saja dukungan tersebut sangat berarti bagi kami di tengah masa sulit ini," ujar Yvonne.

Resepsi Diplomatik 81 Tahun Kemlu Jadi Momentum Solidaritas

Resepsi diplomatik 81 tahun Kemlu RI menjadi panggung bagi Indonesia untuk menegaskan kembali komitmen politik luar negerinya di tengah kondisi darurat kemanusiaan. Dalam forum yang dihadiri para duta besar serta perwakilan negara asing tersebut, Menlu Sugiono tidak hanya merayakan perjalanan panjang diplomasi Indonesia, tetapi juga menyampaikan terima kasih atas kepedulian internasional terhadap korban gempa NTT.

Pernyataan tersebut dinilai penting karena menunjukkan bahwa Indonesia tetap menjalankan diplomasi yang komunikatif dan menghargai solidaritas global, tanpa mengurangi kedaulatan dalam penanganan bencana di dalam negeri.

Pemerintah Fokus pada Kapasitas Sumber Daya Nasional

Di tengah derasnya tawaran bantuan dari luar negeri, pemerintah RI menegaskan bahwa penanganan pascagempa NTT saat ini tetap mengutamakan kapasitas dan sumber daya nasional. Yvonne menegaskan, kebutuhan masyarakat terdampak akan dipenuhi terlebih dahulu melalui kekuatan dalam negeri yang dimiliki.

"Terkait bantuan, Pemerintah RI saat ini fokus pada penanganan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak itu dapat terpenuhi melalui kapasitas dan sumber daya nasional yang kita miliki," tegasnya.

Kendati demikian, pemerintah tetap menyambut baik kesediaan sejumlah negara sahabat yang menawarkan bantuan dalam penanganan pascagempa di NTT. Sikap ini sejalan dengan prinsip gotong royong dan hubungan internasional yang saling menghormati, sebagaimana selama ini dijalankan Indonesia. Seluruh tawaran dukungan akan dihimpun dan dikoordinasikan dengan kementerian serta lembaga terkait agar penyalurannya tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan upaya yang sudah berjalan di lapangan.

Solidaritas Mengalir dari Berbagai Negara Sahabat

Sejak gempa mengguncang NTT, sejumlah negara dan mitra internasional tercatat menyampaikan dukungannya. Dalam pemberitaan terkait, Rusia dan Amerika Serikat (AS) turut menyampaikan solidaritas untuk Indonesia pascagempa NTT. Pesan-pesan dukungan tersebut menjadi bukti kuatnya hubungan persahabatan Indonesia dengan komunitas internasional di masa krisis.

Menurut Yvonne, seluruh bentuk dukungan yang masuk akan terus dipantau dan dikoordinasikan secara cermat. Pemerintah berkomitmen memastikan proses pemulihan di NTT berjalan transparan, cepat, dan tepat sasaran, dengan mengedepankan kepentingan serta kebutuhan masyarakat terdampak sebagai prioritas utama.

Kronologi Dukungan Internasional untuk NTT

  • 19 Agustus 2026: Menlu RI Sugiono menyampaikan apresiasi atas simpati dan solidaritas negara sahabat dalam resepsi diplomatik 81 tahun Kemlu RI di Gedung Pancasila, Jakarta.
  • 20 Agustus 2026: Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengonfirmasi sikap pemerintah yang fokus pada kapasitas nasional dalam konferensi pers di Ruang Palapa, Jakarta.
  • Pascagempa NTT: Rusia dan Amerika Serikat menyampaikan solidaritas, menyusul pesan dukungan dari berbagai negara sahabat dan mitra lainnya.

Dukungan moral maupun material dari negara sahabat dinilai akan memperkuat upaya pemulihan masyarakat terdampak gempa NTT, sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai bagian dari komunitas global yang saling mendukung di masa krisis. Publik pun diharapkan terus mendoakan serta mendukung proses pemulihan di wilayah terdampak.

[SOCIAL_TWEET]: Menlu Sugiono apresiasi solidaritas negara sahabat untuk korban gempa NTT. Pemerintah fokus pada kapasitas nasional dalam penanganan pascabencana. #GempaNTT #KemluRI[SOCIAL_TG]: 🇮🇩 Menlu RI apresiasi solidaritas global untuk korban gempa NTT — pemerintah fokus pada kapasitas nasional. Selengkapnya di Beritatercepat.com

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lina-marlina

Reporter Daerah. Koordinator jaringan kontributor di 34 provinsi.

Comments (0)

User