Menkop Ferry Juliantono Kembalikan Koperasi Sebagai Sokoguru Ekonomi

JAKARTA, Detik Ini Juga — BARU SAJA, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan pernyataan tegas. Di depan Presiden Prabowo Subianto, ia berkomitmen penuh mengembalikan koperasi sebagai sokoguru...

Jul 12, 2026 - 18:42
0 0
Menkop Ferry Juliantono Kembalikan Koperasi Sebagai Sokoguru Ekonomi

JAKARTA, Detik Ini Juga — BARU SAJA, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan pernyataan tegas. Di depan Presiden Prabowo Subianto, ia berkomitmen penuh mengembalikan koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan tertutup yang berlangsung sore ini di Istana Merdeka.

Sokoguru — istilah yang tertanam dalam Pasal 33 UUD 1945 — adalah tiang utama. Kini, pemerintah serius mengembalikan amanat konstitusi tersebut. Ferry menekankan, koperasi harus bertransformasi dari sekadar lembaga simpan pinjam tradisional menjadi kekuatan ekonomi modern yang mensejahterakan rakyat.

Visi Kembali ke Konstitusi

“Kami ingin koperasi kembali pada roh awalnya: sebagai pilar ekonomi bangsa yang inklusif dan berkeadilan,” ujar Ferry. Ia mengatakan, arahan Presiden Prabowo sangat jelas — ekonomi kerakyatan adalah prioritas.

Untuk mewujudkan itu, Kemenkop merancang tiga pilar utama:

  • Penguatan fundamental koperasi melalui perbaikan tata kelola dan transparansi.
  • Digitalisasi menyeluruh agar koperasi terkoneksi dengan ekosistem ekonomi digital.
  • Kolaborasi strategis dengan BUMN, swasta, dan sektor keuangan untuk akses pasar dan modal.

Langkah Strategis dan Target Ambisius

Data Kemenkop mencatat, dari 127 ribu koperasi di Indonesia, hanya sekitar 30 persen yang aktif dan sehat. Pemerintah menargetkan rasio koperasi sehat melonjak ke 60 persen pada 2029. Untuk itu, sejumlah program terobosan disiapkan, antara lain:

  • Pembentukan koperasi sektor unggulan: pangan, maritim, dan pariwisata.
  • Fasilitasi platform digital "Koperasi Hub" yang menghubungkan koperasi dengan e-commerce nasional.
  • Pendirian pusat pelatihan koperasi modern di 34 provinsi.
  • Insentif pajak bagi koperasi yang go digital dan go export.

Presiden Prabowo menyambut antusias rancangan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan, “Koperasi bukan pilihan, tetapi amanat bangsa. Negara hadir untuk memastikan koperasi naik kelas.” Presiden juga menginstruksikan kementerian terkait untuk mempercepat harmonisasi regulasi yang menghambat perkembangan koperasi.

Optimisme dan Dukungan Pelaku Usaha

Komitmen ini langsung disambut positif oleh gerakan koperasi. Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia menyebutnya sebagai “babak baru” bagi koperasi Tanah Air. “Ini adalah sinyal kuat bahwa koperasi akan menjadi arus utama ekonomi, bukan sekadar alternatif,” katanya.

Di sisi lain, pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia menilai, keberhasilan program ini bergantung pada implementasi dan pengawasan ketat. “Revitalisasi koperasi bukan hanya soal anggaran, melainkan perubahan budaya pengelolaan yang profesional,” ujarnya.

Ferry Juliantono menutup dengan optimistis. “Kami ingin koperasi menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Tidak ada lagi kesan koperasi sebagai ekonomi kelas dua. Ini saatnya koperasi melejit.”

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User