Maut di Jalur Surabaya-Malang: Truk Trailer Tabrak Beruntun, 3 Tewas
BARU SAJA TERJADI – Kecelakaan maut melibatkan truk trailer terjadi di jalur padat Surabaya-Malang, tepatnya di wilayah Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, siang ini. Tabrakan beruntun yang dipicu...
BARU SAJA TERJADI – Kecelakaan maut melibatkan truk trailer terjadi di jalur padat Surabaya-Malang, tepatnya di wilayah Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, siang ini. Tabrakan beruntun yang dipicu oleh kegagalan sistem pengereman tersebut merenggut tiga nyawa dan menyebabkan dua orang mengalami luka berat. Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 13.45 WIB dan langsung mengejutkan warga di sekitar lokasi.
Kronologi Detik-Detik Kecelakaan
Menurut keterangan sementara dari saksi mata, truk trailer bernomor polisi N-8786-UI melaju dari arah Surabaya menuju Malang dengan muatan penuh. Saat memasuki turunan curam di kawasan Gempol, kendaraan berat itu tiba-tiba kehilangan kendali. “Saya dengar suara berdecit keras seperti kampas rem yang aus, lalu truk meluncur liar, menghantam semua yang di depannya,” ujar Amin, seorang pedagang yang berjualan di lokasi.
Truk tersebut menabrak dua sepeda motor yang sedang melintas, lalu sebuah minibus Avanza silver, sebelum akhirnya menabrak warung semi permanen milik warga hingga rata dengan tanah. Tidak ada waktu bagi para korban untuk menyelamatkan diri.
Data Korban dan Penanganan Medis
Tim medis dari Puskesmas Gempol dan RSUD Bangil tiba di lokasi sekitar 15 menit setelah kejadian. Tiga orang dinyatakan meninggal di tempat, masing-masing pengendara sepeda motor dan penumpang minibus. Dua korban lainnya yang mengalami luka berat, termasuk patah tulang dan cedera kepala, langsung dievakuasi ke IGD RSUD Bangil untuk operasi darurat.
Polisi masih mengidentifikasi identitas para korban. Satu keluarga yang berada di dalam minibus berhasil selamat meski menderita luka parah. “Proses evakuasi cukup sulit karena kondisi kendaraan yang ringsek,” jelas Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Djoko Waluyo, saat ditemui di lokasi.
Rekayasa Lalu Lintas dan Penanganan Lokasi
Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di jalur utama Surabaya-Malang sempat lumpuh total. Antrean kendaraan mengular hingga lebih dari tiga kilometer. Petugas Satlantas dan Dishub menerapkan rekayasa buka-tutup serta mengalihkan sebagian kendaraan ke jalur alternatif melalui kawasan Ngoro.
Proses evakuasi bangkai truk dan kendaraan rusak memakan waktu hampir dua jam dengan melibatkan mobil derek berat. Warga setempat turut membantu membersihkan puing-puing dan material muatan truk yang berserakan di jalan.
Himbauan dan Tindak Lanjut
Polres Pasuruan mengimbau para pengendara yang melintasi jalur rawan kecelakaan tersebut untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan, khususnya sistem pengereman saat memasuki turunan curam di wilayah Gempol. “Kami akan periksa sopir truk secara intensif, termasuk kemungkinan adanya kelalaian atau faktor kelebihan muatan,” tegas AKP Djoko.
Hingga berita ini diturunkan, sopir truk trailer berinisial SR (41) diamankan di Mapolres Pasuruan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Comments (0)