Sep 17, 2026
Hukum

Manila — Sidang Pemakzulan Sara Duterte Mulai Periksa Harta Tak Wajar

MANILA — Mahkamah Pemakzulan Senat Filipina kembali menggelar persidangan hari ke-24 pada Senin, dengan fokus utama memasuki pemeriksaan bukti-bukti terkai

Manila — Sidang Pemakzulan Sara Duterte Mulai Periksa Harta Tak Wajar

MANILA — Mahkamah Pemakzulan Senat Filipina kembali menggelar persidangan hari ke-24 pada Senin, dengan fokus utama memasuki pemeriksaan bukti-bukti terkait Pasal II Pemakzulan. Pasal krusial ini mendakwa Wakil Presiden Filipina, Sara Duterte, atas dugaan pengkhianatan kepercayaan publik akibat akumulasi kekayaan tak wajar yang dinilai tidak sebanding dengan penghasilan resminya sebagai pejabat negara.

Dalam persidangan lanjutan tersebut, tim penuntut dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Filipina bersiap membeberkan serangkaian dokumen keuangan, laporan audit, serta aset properti yang tidak dilaporkan secara akurat dalam Laporan Harta Kekayaan Pejabat (SALN) milik Duterte.

Fokus Pemeriksaan Pasal II Pemakzulan

Pemeriksaan pada hari ke-24 ini menjadi salah satu babak paling krusial dalam dinamika peradilan politik di Filipina. Jaksa penuntut menegaskan bahwa dugaan kepemilikan harta mencurigakan ini bukan sekadar persoalan administratif, melainkan pelanggaran serius terhadap konstitusi.

"Pasal II secara gamblang menyoroti ketidaksesuaian signifikan antara kekayaan bersih yang dilaporkan oleh Wakil Presiden Sara Duterte dengan pendapatan sah yang diterimanya selama menjabat di berbagai posisi publik," tegas perwakilan tim penuntut dalam berkas dakwaannya.

Jaksa penuntut menggarisbawahi beberapa poin investigasi utama yang akan diuji di hadapan para senator yang bertindak sebagai hakim pemakzulan, antara lain:

  • Ketidaksesuaian Pelaporan SALN: Adanya dugaan aset bernilai tinggi yang tidak dicantumkan dalam laporan kekayaan resmi tahunan.
  • Aliran Dana Rahasia (Confidential Funds): Penggunaan dan pertanggungjawaban dana operasional rahasia di Kantor Wakil Presiden dan Departemen Pendidikan yang sebelumnya dipimpin Duterte.
  • Aset Properti dan Bisnis Keluarga: Peningkatan kepemilikan tanah dan entitas bisnis dalam kurun waktu singkat yang tidak ditopang bukti penerimaan sah.

Kronologi Perjalanan Sidang Hari ke-24

Perjalanan sidang pemakzulan Sara Duterte telah menyita perhatian publik Asia Tenggara sejak pertama kali digulirkan. Berikut adalah tahapan penting hingga persidangan memasuki agenda pemeriksaan harta kekayaan:

  1. Pembacaan Dakwaan Awal: DPR Filipina secara resmi melimpahkan berkas pemakzulan yang memuat berbagai pasal pelanggaran berat ke Senat.
  2. Penyelesaian Eksepsi Awal: Majelis Senat menolak serangkaian keberatan prosedural dari tim kuasa hukum Sara Duterte dan memutuskan melanjutkan persidangan ke tahap pembuktian materiil.
  3. Pemeriksaan Pasal I: Mahkamah menuntaskan keterangan saksi serta barang bukti terkait dugaan pelanggaran wewenang institusional.
  4. Pembukaan Pembuktian Pasal II: Senat resmi membuka pemeriksaan dokumen kepemilikan harta tak wajar dan memanggil saksi ahli perbankan serta auditor negara.

Implikasi Politik dan Nasib Jabatan Wakil Presiden

Proses hukum ini mencerminkan eskalasi perpecahan politik antara kubu Presiden Ferdinand Marcos Jr. dan klan politik Duterte. Jika mahkamah pemakzulan yang beranggotakan para senator memutuskan Sara Duterte bersalah dengan minimal dua pertiga suara, ia akan langsung dimakzulkan dari jabatannya sebagai Wakil Presiden serta dilarang menduduki jabatan publik seumur hidup.

Di sisi lain, tim kuasa hukum Sara Duterte tetap bersikukuh bahwa seluruh tuduhan tersebut bermotif politik untuk menjegal langkahnya menuju kontestasi pemilihan presiden mendatang. Pihak pembela dijadwalkan menghadirkan saksi tandingan guna membantah rincian audit yang diajukan oleh jaksa penuntut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lina-marlina

Reporter Daerah. Koordinator jaringan kontributor di 34 provinsi.

Comments (0)

User