Sep 17, 2026
Nasional

Mandalika — Marc Marquez Perpanjang Rekor DNF di MotoGP Indonesia 2025

Gemuruh ribuan penonton di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, mendadak senyap ketika sepeda motor nomor 93 itu menghen

Mandalika — Marc Marquez Perpanjang Rekor DNF di MotoGP Indonesia 2025

Gemuruh ribuan penonton di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, mendadak senyap ketika sepeda motor nomor 93 itu menghentikan lajunya di tepi lintasan. Minggu, 5 Oktober 2025, seharusnya menjadi momen pembuktian bagi Marc Marquez bersama tim pabrikan Ducati Lenovo. Namun, sirkuit sepanjang 4,31 kilometer tersebut seolah menyimpan misteri yang tak kunjung terpecahkan bagi pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut.

Sejak sesi Warm Up yang digelar pada pagi hari sebelum balapan utama, aura ketegangan sudah terpancar dari area paddock Ducati. Marquez yang tampil agresif mencoba menguji batas performa mesin Desmosedici GP miliknya untuk mengamankan setelan terbaik. Sayang, nasib sial kembali menyapa sang pemilik 8 gelar juara dunia ini saat sesi balapan berlangsung, memperpanjang deretan catatan merahnya di tanah Lombok.

Kutukan Mandalika Berlanjut Bagi Sang Juara Dunia

Kegagalan meraih poin atau Did Not Finish (DNF) pada edisi 2025 ini semakin menegaskan posisi Mandalika sebagai salah satu trek paling menantang dalam karier profesional Marquez. Sejak sirkuit ini resmi masuk ke dalam kalender kejuaraan dunia pada tahun 2022, pembalap asal Spanyol tersebut belum pernah sekalipun menyentuh garis finis balapan utama dengan senyuman puas.

Pada balapan utama MotoGP Indonesia 2025, Marquez terpaksa menyudahi perlawanannya pada lap ke-12 akibat timbulnya masalah mekanikal yang tiba-tiba. Asap tipis dan penurunan daya secara drastis membuat Marquez tidak memiliki pilihan lain selain menarik diri demi keselamatan. Kehilangan poin krusial di seri ini tentu menjadi pukulan telak bagi persaingannya di papan atas klasemen.

"Kami sudah bekerja sangat maksimal sejak sesi latihan bebas hingga warm up pagi hari. Motor terasa sangat nyaman dan memiliki ritme balap yang kuat. Namun, masalah teknis yang tak terduga muncul di tengah lintasan. Mandalika selalu memberikan ujian yang sangat keras bagi kami," ungkap Marc Marquez saat ditemui di area media paddock.

Rekam Jejak Marc Marquez di Sirkuit Mandalika (2022–2025)

Jika ditarik garis ke belakang, rekam jejak Marc Marquez di Pertamina Mandalika International Circuit memang diwarnai rentetan insiden pahit. Mulai dari insiden highside berkecepatan tinggi yang memicu kambuhnya masalah penglihatan ganda (diplopia) hingga kegagalan mesin secara teknis.

Musim Tim Balap Hasil Balapan Utama Catatan Insiden / Kendala
2022 Repsol Honda DNS (Did Not Start) Crash parah saat sesi Warm Up, mengalami gegar otak & diplopia.
2023 Repsol Honda DNF (Did Not Finish) Terjatuh di tikungan 13 pada lap ke-8 saat mengejar rombongan depan.
2024 Gresini Racing DNF (Did Not Finish) Mesin motor mengalami kerusakan teknis dan terbakar di lap ke-12.
2025 Ducati Lenovo DNF (Did Not Finish) Kerusakan sistem elektronik/mekanikal saat berada di posisi 4 besar.

Dampak Terhadap Peta Persaingan Gelar Juara Dunia 2025

Kegagalan mengamankan poin berharga di Lombok memberikan celah besar bagi para rival terdekatnya untuk menjauh di papan klasemen sementara. Pengamat olahraga otomotif menilai bahwa kegagalan mempertahankan konsistensi poin pada seri Asia-Pasifik dapat menjadi penghambat utama Marquez dalam merebut kembali mahkota juara dunia musim ini.

Meskipun demikian, jajaran manajemen tim Ducati menegaskan bahwa performa murni Marquez di atas lintasan tetap berada di level tertinggi. Masalah keandalan komponen menjadi fokus evaluasi utama sebelum rombongan sirkus MotoGP bergerak ke seri berikutnya.

"Data telemetri dari sesi warm up dan awal balapan menunjukkan kecepatan Marc sangat kompetitif untuk berebut podium pertama. Kami memohon maaf kepadanya dan akan melakukan analisis menyeluruh di markas Borgo Panigale agar kendala ini tidak terulang di Phillip Island," tegas Davide Tardozzi, Manajer Tim Ducati Lenovo.

Dukungan Fans Indonesia Tetap Melimpah

Meski kembali gagal menuntaskan balapan hingga garis finis, popularitas Marc Marquez di Indonesia tidak surut sedikit pun. Ribuan pendukung setia yang memadati tribune penonton tetap memberikan sorakan semangat dan tepuk tangan riuh saat sang pembalap berjalan kembali menuju garasi tim.

Dengan 5 seri tersisa di kalender MotoGP 2025, Marquez harus segera melupakan kekecewaan di Mandalika. Evaluasi mendalam serta fokus penuh pada seri-seri mendatang menjadi kunci utama jika pembalap bernomor 93 ini ingin menjaga asa meraih gelar juara dunia kesembilannya sepanjang sejarah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User