LONDON — Rafael Benitez tak butuh waktu lama untuk move on. Baru

Yang Perlu Anda Tahu Dipecat Panathinaikos pada pertengahan Mei 2025 setelah hanya 7 bulan menukangi klub Yunani tersebut. Siap kembali ke Liga Inggris —

Jul 08, 2026 - 15:08
0 0
LONDON — Rafael Benitez tak butuh waktu lama untuk move on. Baru

Yang Perlu Anda Tahu

  • Dipecat Panathinaikos pada pertengahan Mei 2025 setelah hanya 7 bulan menukangi klub Yunani tersebut.
  • Siap kembali ke Liga Inggris — Benitez menyebut kompetisi itu “rumah kedua” bagi karier kepelatihannya.
  • Portofolio gemilang di Inggris mencakup Liverpool, Chelsea, Newcastle United, dan Everton.
  • Belum ada tawaran konkret, namun agen dikabarkan mulai menjajaki klub papan tengah dan tim promosi.

Keputusan Panathinaikos memutus kontrak Benitez datang setelah performa inkonsisten yang membuat raksasa Yunani itu terlempar dari jalur Liga Champions. Meski sempat memenangkan Piala Yunani di awal masa jabatannya, serangkaian hasil minor di liga domestik membuat manajemen kehilangan kesabaran. Namun, Benitez menolak larut dalam kegagalan. Pria 63 tahun itu justru melihat pemecatan sebagai kesempatan untuk mereset karier dan kembali ke liga yang paling ia pahami: Inggris.

“Liga Inggris punya ritme kompetitif yang tidak bisa ditemukan di tempat lain. Saya menghabiskan tahun-tahun terbaik saya di sana dan saya masih punya energi untuk memberikan sesuatu yang besar,” ujar Benitez dalam wawancara dengan media Spanyol.

Nama Benitez tentu tidak asing di daratan Inggris. Dialah arsitek di balik keajaiban Istanbul 2005 ketika Liverpool bangkit dari ketertinggalan 0-3 melawan AC Milan dan merebut trofi Liga Champions. Prestasi itu membuatnya diabadikan dalam sejarah The Reds, sekaligus membuka jalan bagi kiprah panjangnya di Premier League. Setelah meninggalkan Anfield, ia sempat menangani Chelsea sebagai interim, lalu membawa Newcastle United promosi kembali ke Premier League dan finis di peringkat 10 — sebuah pencapaian yang dipuji mengingat situasi klub saat itu. Bahkan pengalaman pahit bersama Everton, rival sekota Liverpool, tak mengurangi aura kepelatihannya di mata para pengamat.

Kini, spekulasi mulai bermunculan. Sejumlah klub promosi yang baru saja mengamankan tiket ke Premier League musim depan disebut-sebut sebagai destinasi potensial. Selain itu, beberapa tim papan tengah yang sedang mencari sentuhan taktikal matang dan pemimpin kharismatik di ruang ganti juga dihubungkan dengan mantan pelatih Real Madrid itu. Meski belum ada satu pun proposal formal yang mampir ke mejanya, sinyal dari kubu Benitez jelas: ia tidak akan menunggu terlalu lama.

Yang menarik, Benitez sempat merasakan asam garam kompetisi di luar Eropa, termasuk melatih di Tiongkok bersama Dalian Professional. Namun, godaan Liga Inggris selalu membayangi. Kedalaman taktiknya, penguasaan rotasi pemain, dan kemampuannya merancang strategi melawan tim-tim besar menjadi nilai jual yang tetap relevan di era sepak bola modern. Beberapa analis menilai Benitez cocok untuk proyek jangka pendek — menyelamatkan tim dari degradasi atau membangun fondasi klub yang baru promosi.

Dengan bursa pelatih yang mulai memanas menjelang musim baru, publik sepak bola Inggris boleh berharap akan ada reuni antara Benitez dan pinggir lapangan Premier League. Entah itu di pelataran St James’ Park yang kedua, atau di ruang ganti tim lainnya, satu hal yang pasti: Benitez siap menjawab panggilan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User